"ALARAAAAAAA"
"ALARA, BUKA!." Seperti biasa, sang kepala keluarga tidak bisa berbicara santai padanya.
alara membuka pintu kamarnya, di sambut dengan tatapan tajam papahnya, ia menyesal pulang ke rumah, karena di pastikan ia hanya akan menjadi alat pelampiasan amarah papahnya.
"Kenapa si pah? Lara lagi belajar aja di ganggu mulu, mau papah apa si?"
"Kamu menikah!"
"Hahhh?"
"Kamu menikah!"
"PAPAH APAANSI? LARA ITU MASIH SEKOLAHH, BELOM WAKTUNYA LARA MENIKAH, BAHKAN LARA TIDAK MAU MENIKAH DI ATAS TUNTUTAN PAPAH!"
"BERANI KAMU MENENTANG SAYA?"
"KENAPA TIDAK?, LARA MANUSIA, LARA PUNYA MULUT, LARA PUNYA HATI"
"SIALAN"
"YA, SAYA MEMANG SIALAN, TAPI LEBIH SIALAN ANDA DI BANDING SAYA!"
"BERANI KAMU SAMA SAYA?"
"TENTU, KENAPA TIDAK?"
"KAMU LUPA SIAPA SAYA?"
"ADRIAN MALVIN?"
"TIDAK SOPAN, SIALAN"
BUGHHH
BUGHHH
BUGHHH
"PAHH, STOP!"
Seketika adrian menghentikan ulah nya, ia menoleh kan kepalanya ke arah di mana sang istri memanggilnya, "kenapa?, Apa kau sudah berada di pihak anak brengsek ini?"
"Tidak, aku menghentikan mu karena di luar sudah ada keluarga yang akan melamar alara"
"Baiklah, rias dia, jangan biarkan luka nya terlihat oleh calon suaminya"
"Ya, temui mereka di bawah"
🍭🍭🍭🍭
Alara terseret masuk ke dalam kamar, dirinya di tubruk kan dengan ujung kasur, menyebabkan punggung kecil nya kembali terasa sakit..
"Pake bajumu" ucap almira
Alara nurut, tidak ingin tersiksa ia menerima baju yang di berikan mira padanya, ia berjalan memasuki kamar mandi yang berada dalam kamarnya, tak lupa ia menutup pintunya.
Alara keluar dengan balutan dress warna hitam putih, sangat cocok di tubuhnya.
Ia menatap dirinya di pantulan cermin, mata sembab bibir pucat wajah pucat, membuat nya seperti mayat hidup.
Almira merias alara bak putri yang akan menikah, alira yang melihat alara sampai pangling melihat nya, ia memuji kemampuan mama nya, mama nya emang sangat sangat pintar di dalam dunia make up.
Alara menatap dirinya di pantulan cermin, mendengarkan ocehan yang alira serta mama nya bicarakan, memang, dirinya sangat cantik di sini, bahagia? TIDAK ia sangat tidak bahagia, mau secantik apapun dirinya, jika itu di lakukan untuk seperti ini, ia lebih jelek dari sampah sampah di jalanan.
"Gausah nangis, nanti make up nya luntur, kasian mama udah Dandanin lo, lo malah ga NGEHARGAIN"
"Gw ga nangis"
"Lalu?"
"Ga"
"Oke, keluar, mereka udah nunggu lo di bawah, jangan punya rencana buat kabur, awas sampe lo jelek jelekin nama baik keluarga malvin!"
"Hhhh, gw bukan jalang di balik topeng lir"
"Maksud lo?"
Alara tidak menggubrisi ia berjalan melewati alira begitu saja, dari arah tangga dapat ia lihat keluarganya yang sedang berbincang dengan seorang yang seumuran dengan papahnya, dan... Satu pemuda yang menatap nya dari kejauhan, yang lain belom sadar akan kehadirannya, hanya lelaki itu, ia tidak tahu siapa lelaki itu?
"Eh lara, sini sayang duduk deket mama" ajak almira seraya mengedipkan sebelah matanya ke arah alara, memberi isyarat agar ia tidak berkata kasar di depan calon besan nya
"Woahh, ini anak kamu jeng? Cantik yah, iya nggak van?"
"Hm, ya, dia cantik"
"Tuhkan jeng, anak mu cantik, anak ku saja ga berkedip lihat nya"
Dia rianti nasya anggara istri dari azrul anggara, mempunyai anak semata wayang namanya revan anggara, cowo tinggi keturunan Jepang dengan halis tebal mata lentik bibir pink alami, cowo yang akan di jodohkan dengan alara.
"Bagaimana anak mu? Apa dia menerima perjodohan itu?"
Seketika hening, namun senyuman mira tampak melebar, ia mencubit keras paha alara, membuat alara menggeram hebat di tahannya, "lara terima"
"Kalo kamu van? Kamu terimakan?"
"Ya, Revan terima"
Kedua keluarga itu tersenyum, mereka sudah menebak jika keduanya akan menerima perjodohan ini, "baik, pertunangan kita adakan malam ini, pernikahan? Kita atur lagi minggu depan" ucap adrian
Alara menahan tangis nya, sedari tadi ia diam dengan kepala yang ia tundukan ke bawah, ke arah high heelsnya.
"Baik, sudah?, Lara ke kamar, permisi"
To be continue
Bye readers
Sory up pendek karena di part ini yang aku tayangin cuma soal perjodohan.
Woah gimana ya alara kedepannya?
Dah byee, jangan lupa tekan bintang nya, gratis!!.
KAMU SEDANG MEMBACA
TWINS WITH DIFFERENT FATE [On Going]
Romance(FOLLOW SEBELUM BACA!). Plagiat out aja dari lapak aku!!. 🍭🍭🍭🍭 Alara malvina Alifa gadis cantik yang selalu mengalah kepada kembaran nya Alira malvina alifa. kedua orang tuanya selalu mengutamakan alira karena mengira bahwa lira lah yang mempuny...
![TWINS WITH DIFFERENT FATE [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/307962128-64-k608049.jpg)