15.pergi hilang dan lupakan

48 32 4
                                        

PLAGIAT OUT AJA DARI LAPAK AKU!!.

Hallo ges ges ges?.
Apa kabar? baiklah ya, aamin

Sebelum nya di sini aku mau nanya, ini gada yang minta visual nya apa?
Aku gabakal up yang visual kalo kalian ga minta duluan jahahhah🗿.

TYPO KASIH TAU AKU!!
Ke inti ya????.

"GAMUNGKINNNNNNN"teriakan berasal dari mulut Felia menggelegar di koridor rumah sakit, ia kaget sangat kaget, sama hal nya dengan yang lain, mereka kaget namun tidak bersuara.

"Stttt cup cup cup alara gabakal kenapa Napa, doain aja okey?biar lara nya cepet sembuh juga"ucap Alvin membujuk

Alvin dan farell pun sama hal nya, hari ini, mereka hancur saat dokter mengatakan bahwa alara KOMA.
Semua nya menangis termasuk guru guru nya yang sekarang sudah berada di rumah sakit.


BRUKKKK...
Alvin dan farell menerobos masuk kedalam ruangan di mana alara sedang di rawat.

"LAR BANGUN ANJ1NG, LO MAU BUAT GW KHAWATIR HAH?"bentak farell di depan muka alara yang tengah koma.

"B-bangun larrrrr"ucapnya lirih, tangan laki laki itu bergegas mengguncang guncang tubuh alara.

Alvin yang melihat nya pun tersenyum, walau agak sedikit sesak tapi tak apa toh? inget hanya sedikit.
"Rel udah, kasian alara"ucap Alvin menenangkan.

Alvin mengangguk ia paham, ia tahu bagaimana perasaan farell tak lama pintu ruangan kembali di buka menunjukkan seorang dokter dan dua orang suster di belakang nya.

Alvin tersenyum ramah kala dokter tersebut melemparkan senyuman nya terlebih dahulu sebagai sapaan seperti biasa yang ia lakukan kepada keluarga pasien/pasien.

"Permisi, maaf kak pasien masih butuh waktu sendiri untuk saat ini, kakak bisa keluar untuk sementara"ucap suster itu ramah pada keduanya.

Farell menatap tajam suster di samping nya itu "APA URUSAN LO HAH? DIA INI CEWE GW, GW MAU JAGAIN DIA, LO ADA HAK APA LARANG LARANG GW BUAT JAGAIN CEWE GW?"tanya nya membentak.

Suster itu tersenyum, sudah biasa dirinya mendapatkan bentakan tidak terima saat ia menyuruh keluarga pasien untuk keluar sementara.

"Hak keluarga medis kak, saya suster di sini, kakak tenang saja kakak bisa berdoa di luar untuk kesembuhan nona alara, biar nona alara kami tangani dulu ya kak?"ucapnya sabar.

"GW BISA AJA NYURUH PEMILIK RUMAH SAKIT INI BUAT PECAT KALIAN"ucap farell membentak.

Alvin yang sedari tadi hanya menonton lantas langsung menepuk pundak farel seraya membalikkan tubuh lelaki itu "dengerin kata suster ya"ucapnya

Farel menatap manik mata alvin, matanya kembali memanas ia menangis kembali, lantas langsung lari kedalam pelukan alvin, dokter serta suster yang melihat nya menatap seakan sedang menahan tawa.

Tapi di satu sisi mereka terharu melihat teman pasien seperti ini, biasanya ia mendapatkan yang banyak cek Cok serta memusingkan nya, tapi kali ini?mereka tidak banyak drama.

"Ayo keluar dulu, kita serahin alara sama dokter ya selebihnya kita serahin sama tuhan"ucap alvin

Farell mengangguk seraya mengusap air matanya, ia membalikkan badannya ke arah alara, ka menarik bibirnya menampilkan senyuman indah khas dirinya.

Farel mendekati alara, ia menggenggam tangan nya dengan tangan kanan dan tangan kiri ia letakkan di ujung kepala alara dan..

Cuppp...
Cuppp..
Cuppp....

Sepertinya kening dan kedua pipi alara sudah tidak suci, karena secara sengaja farell mencium nya.
Dokter suster serta Alvin mengaga melihatnya mereka menelan ludah nya susah sedetik kemudian mereka tersenyum melihatnya.

TWINS WITH DIFFERENT FATE [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang