Lisa berdiri seorang diri menatap ke arah langit yang begitu cerah hari ini. Dirinya sudah berdiri selama 10 menit menunggu kedatangan seseorang yang mengiriminya pesan singkat tadi.
Tak lama akhirnya Seorang namja datang dengan separuh wajah yang tertutupi masker.
Lisa berbalik hingga sekarang berhadapan dengan namja itu.
"Aku ingin sampaikan sesuatu" Lisa mengangguk.
"Nancy menyuruh dua siswi yang ku yakini mereka adik kelas kita, Nancy menyuruh mereka untuk memotong rem mobil milik Chaeyoung" Beritahu Namja itu.
"Lagi, cepat kau potong rem mobil milik Nancy pastikan tidak ada orang yang melihatnya" Perintah Lisa, namja itu mengangguk lalu pergi meninggalkan Lisa seorang diri.
Sejak kejadian di kantin Lisa semakin intens mengawasi pergerakan Nancy, bahkan dia sudah menyuruh beberapa siswa yang berada di kelas Chaeyoung untuk membantunya, tentu Lisa melakukan itu secara diam-diam.
Lisa memilih kembali menuju kelasnya karena tidak mau membuat ketiga temannya menunggu lebih lama lagi.
Sesampainya di kelas Lisa sudah di sambut oleh tatapan tajam dari Seulgi.
"Dari mana saja, pamitnya ke toilet tapi pergi selama 20 menit" Ucap Seulgi sembari berkacak pinggang.
"Aku ada panggilan alam Seul harus di tuntaskan" Cengir Lisa menggaruk ceruk lehernya. Seulgi menggeleng mendengar ucapan Lisa barusan.
"Mr. Choi tidak masuk dan hanya memberi tugas saja, ingin habiskan waktu di kantin?" Hanbin merangkul Lisa sembari menaik turunkan kedua alisnya.
"Kajja" Lisa menarik Hanbin pergi, Seulgi dan Bobby menghela nafas sebentar sebelum akhirnya menyusul dua sahabatnya itu.
Saat di kantin Lisa melihat Chaeyoung yang juga sedang makan bersama teman-temannya, Lisa melihat Chaeyoung yang tertawa bahagia di sana.
Lisa duduk di kursi kosong bersama dengan Hanbin sembari menunggu Bobby dan Seulgi yang sedang membeli makanan.
"Li, bagaimana apa Leo menyukai boneka pemberianku?" Tanya Hanbin.
Lisa yang masih fokus menatap Chaeyoung pun tak menggubris pertanyaan yang di lontarkan oleh Hanbin barusan.
Hanbin mengikuti sorot mata Lisa dan berhenti pada meja dimana ada Chaeyoung di sana.
Hanbin menepuk lengan Lisa yang membuat Lisa sedikit terkejut.
"Ah iya apa Mbin" Ucap Lisa menatap Hanbin.
"Kenapa? Kau menatap Chaeyoung begitu" Tanya Hanbin.
"Tidak hanya saja aku di suruh Mommy pergi dengannya membeli sesuatu untuk Daddy,dan sekarang aku sedang memikirkan cara untuk mengajaknya pergi" Bohong Lisa. Hanbin hanya mengangguk.
Tak lama Bobby dan Seulgi datang dengan empat burger daging dan dua bungkus kentang goreng tak lupa empat kaleng soda sebagai pelengkap.
.
.
.
Lisa duduk di atas kap mobilnya dengan sekaleng soda yang dia beli tadi. Matanya terus mencari sosok gadis berambut blonde yang memang sejak tadi di tunggu olehnya.
Hingga terlihat gadis itu sedang melangkah ke arahnya ehmm ani melangkah menuju mobil yang terparkir tepat di samping Lisa.
Lisa melompat turun, tangan kanannya meremas kaleng soda yang sudah kosong itu hingga penyok lalu melemparnya ke dalam tong sampah tak jauh darinya.
Lisa meraih tangan Chaeyoung saat lewat tepat di hadapannya tentu tindakan yang Lisa lakukan langsung mendapat tatapan tajam dari Chaeyoung.
"Mommy menyuruh kita membeli sesuatu, kau ikut aku Mino oppa sedang kemari untuk mengambil mobilmu" Ucap Lisa membawa Chaeyoung ke sisi pintu penumpang mobilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALONE in The World
Fanfiction"Yang mereka lihat bukanlah aku yang sesungguhnya" ~ Lalisa "Kurasa ayah benar......." "Aku ingin mereka bahagia"
