Zoey sangat kesal sekali amarahnya sudah tidak bisa di tahan dia hanya melampiaskan nya dengan meminum minuman alkohol nya.
Dia merasa tertampar dengan ucapan kim yang dimana dia mengatakan kalau dia adalah kaka yang sangat buruk , dia merasa kalau dia memang kaka yang buruk tidak becus menjaga adik nya bahkan saat zoeya keluar dari rumah selama 5tahun dia sama sekali tidak mengetahui keadaan adik nya di luar sana.
"apa aku kaka yang buruk?" ucap zoey , para bodyguard hanya terdiam dan saling tatap menatap karena kebingungan.
"tidak tuan itu tidak benar" balas max.
"max coba kau cari informasi tentang kehidupan zoeya pada saat dia kabur dari rumah" perintah zoey dia sangat ingin tahu apa yang sudah zoeya lalui selama 5tahun di luar sana.
"baik tuan" jawab max lalu dia pergi untuk langsung memperoses perintah tuannya.
"umumkan kalau besok kita akan mengadakan rapat besar" ucap zoey lalu zen mengangguk dan langsung pergi.
Tersisa key , arm dan pete di sana mereka masih setia menemani sang tuan.
"apa yang kalian tau tentang adikku , sepertinya kalian langsung akrab dengan adikku setelah kedatangannya di rumah ini" ucap zoey.
Mereka bertiga hanya diam dan saling menatap satu sama lain , mereka sama sekali tidak berani untuk berbicara.
"nona pada saat itu mengajak kita ke suatu bar dan ternyata itu adalah bar milik nya tuan" ucap key
"dia perempuan yang sangat hebat tuan" ucap pete , arm dan key menatap pete dengan sangat intens karena pete selalu saja memuji zoeya dan kali dia sangat berani memuji zoeya di hadapan kakanya.
"benar tuan" jawab key dan arm.
mendengar semua para bodyguard nya sangat memuji adiknya tetapi dia merasa sedih dan kecewa pada diri nya karena dia seorang yang menganggap adiknya itu tumbuh menjadi seorang berandal.
Di lain sisi kim masih setia duduk menemani zoeya yang masih belum tersadar akibat pukulan kim
Kim memijat pelipis nya dia merasa sangat prustasi dengan kekacauan ini ,coba saja pada saat itu kim tidak lengah memerhatikan zoeya pasti semua ini tidak akan terjadi.
Keesokan pagi nya kim tetap terjaga dia sama sekali tidak tidur dari malam hingga pagi dia hanya menatap wajah zoeya secara terus menerus.
Zoeya membuka kedua mata nya secara perlahan - lahan lalu dia memegangi tengkuk leher nya karena terasa sangat sakit
"aaww..."ringis zoeya
Kim bersandar di sofa memerhatikan zoeya dengan tersenyum licik
"kau sudah bangun sayang" ucap kim.
Mendengar itu zoeya langsung menatap kim tatapannya sangat tajam mengartikan dendam dan juga ketakutan
"sebenar nya apa yang kau mau kim" tanya zoeya.
Kim beranjak dari duduk nya dia berjalan mendekati zoeya
"yang ku mau itu dirimu"
Kim duduk di ujung pinggir ranjang membelakangi zoeya.
"kau tau sejak pertama kali ku melihat mu saat itu aku benar- benar sangat tertarik padamu dan mulai sangat tergila², sampai aku terus mengikuti kemana pun kau pergi"
Mendengar itu zoeya terdiam dan mengerutkan dahi
"kau menguntit ku selama ini?"
Kim menoleh ke arah zoeya lalu tersenyum "bisa dibilang seperti itu"
Kim kembali membelakangi zoeya lalu berjalan ke sesuatu tempat , dia memutar dinding itu dan muncul lah sesuatu yang membuat zoeya tidak percaya
Zoeya termenung sama sekali tidak menyangka kalau kim benar - benar tergila - gila dengan nya , semua ini terlalu gila untuk bisa di bayangkan
"kau lihat semua ini? ini sangat keren bukan"ucap kim.
Di sana terdapat beberapa foto zoeya yang di potret secara diam - diam terdapat juga sebuah benda disana.
"ini adalah gelas yang kau minum saat di cafe kau memesan latte , bukan?" ucap kim menunjukkan sebuah gelas.
"ah kau lihat kupu-kupu ini" ucap kim menunjuk kupu- kupu yang sudah tertempel di dinding.
"ini kupu² pemberian mu tetapi sayang nya dia mati jadi aku mengawetkannya dan ku pajang di dinding ini"
"ouh ini adalah botol wine yang kau minum saat di club" ucap kim , zoeya hanya menggelengkan kepala nya tidak percaya.
"semua yang berhubungan dengan mu semua nya ada disini" ucap kim lalu dia kembali duduk di sofa.
"kau benar-benar gila kim" ucap zoeya
"karena aku mencintaimu" ucap kim.
Mendengar itu zoeya menggelengkan kepala nya
"mencintai itu sangat berbeda dengan obsesi, kau itu terobsesi kim" ucap zoeya mendengar itu kim hanya terdiam saja.
Kim hanya terdiam saja dan langsung pergi keluar dari dalam ruangan itu meninggalkan zoeya sendirian.
Zoeya menghela nafas nya dan mengacak - acak rambut halusnya lalu menompang dagu nya dia merasa sangat frustasi.
Yang selama kim ketahui kalau dia mencintai zoeya tidak ada yang namanya terobsesi , tetapi semua orang menganggapnya terobsesi pada zoeya.
mencintai dan obsesi itu hampir beda tipis mungkin saja kim belum mengetahui perbedaan di antara kedua itu, Dan menganggap kalau semua yang dia lakukan itu benar.
Kim duduk dan bersandar di ruang utama dan meneguk minuman nya , tuan khun datang menghampiri kim dengan penuh amarah.
Dia menarik kemeja kim lalu memukul wajah nya.
"hentikan semua obsesimu itu kim kau mengacaukan semua rencana ku" ucap nya kepada kim.
"aku mencintainya ayah tidak ada yang namanya obsesi" jawab kim karena dia yakin kalau dia benar-benar tidak terobsesi.
"kau menguntit nya selama 5tahun, kau hanya membuang waktu mu saja kim kau benar-benar tidak berguna"
"yang ku lakukan itu untuk memastikan kalau zoeya baik² saja di luar sana" ucap kim.
Khun hanya terdiam percuma saja dia berbicara dengan nya dia memang sangat keras kepala "sudahlah percuma saja berbicara dengan mu"
Kim sangat kesal dengan apa yang sudah terjadi dia melempar gelas yang berada di genggaman nya dan berteriak.
Mungkin kalian penasaran sejak kapan kim mulai tergila - gila dengan zoeya.
Pada saat zoeya berumur 15 tahun , ayahnya kim , khai dan dirinya sempat pergi ke mansion milik keluarga sadewa karena pada saat itu mereka adalah rekan bisnis
pada saat itu kim melihat zoeya , dia benar - benar sangat cantik kulit nya sangat putih dan pipi merah merona. Kim terus menatapnya pandangannya sama sekali tidak teralihkan
Setelah kunjungan nya pada saat itu kim selalu saja terbayang- bayang dengan wajah zoeya pada suatu saat ada yang memberitahu kalau zoeya melarikan diri dari mansion nya.
Selama zoeya berada di luar sana kim selalu saja mengikuti kemana pun zoeya pergi bahkan kim sempat membantu zoeya pada saat dia kesusahan tetapi dia tidak berani untuk berhadapan dengan nya dia selalu menyuruh bodyguard dalam hal itu
Dan kali ini zoeya sudah berada di genggamannya tidak mungkin dia melepaskannya begitu saja
KAMU SEDANG MEMBACA
JAVASGRAM[END√]
DiversosAREA BOYS LOVE⚠ JAVAS adalah seorang polisi yang sedang menyelidiki sebuah kasus dan memaksa nya untuk menyamar menjadi seorang dosen di suatu universitas , GRAM adalah seorang mahasiswa yang di curigai oleh JAVAS. dalam berjalan nya waktu semua mul...
![JAVASGRAM[END√]](https://img.wattpad.com/cover/305781581-64-k327269.jpg)