Happy reading!
.
.
.
.
.
MCKSetelah menunggu lama Kenzio pun akhirnya tidur. Andrez segera bangkit lalu menuju kamar mandi. Di kamar mandi, Andrez menyuci seragam futsal Kenzio karena akan dipakai lagi ketika saat final nanti. Tak membutuhkan waktu lama untuk Andrez menyelesaikan cuciannya. Lalu Andrez menjemur seragam tersebut.
Selesai menjemur, Andrez langsung menuju dapur. Setibanya di dapur, ia langsung mencuci piring kotor yang sudah bertumpuk. Selesai cuci piring, Andrez lanjut menyapu halaman rumah. Sesekali Andrez menyapa orang yang lewat sembari ia menyapu.
Selesai menyapu Andrez kembali ke kamarnya dan melihat Kenzio masih terlelap. Karena sudah tidak ada kerja, Andrez memutuskan membaca novelnya yang belum tamat. Tak lupa dengan cemilan dan segelas susu coklat.
"Eughh ayank?"
"Eh udah bangun? Gimana masih pusing nggak?"
"Udah nggak."
Andrez kembali fokus membaca novel. Kenzio yang merasa diacuhkan pun merasa sangat kesal. Dari dulu Kenzio memang tidak suka jika diacuhkan. Bahkan ia tak segan-segan menghancurkan benda yang ada disekitarnya jika ia merasa diacuhkan.
"Ayank!" Panggil Kenzio dengan sedikit kesal.
"Hmm," jawab Andrez dengan mata yang masih fokus menatap novel.
"Hiks."
"Kenapa sayang?" Tanya Andrez menatap Kenzio.
"Peluk," cicit Kenzio sambil merentangkan kedua tangannya. Andrez menutup novelnya lalu menghampiri Kenzio.
"Kenapa hm?" Tanya Andrez sambil mengelus rambut Kenzio.
"Pengen peluk," jawab Kenzio pelan.
"Iya inikan udah dipeluk."
"Tadi kamu cuekin Jio."
"Iya maaf, soalnya ceritanya lagi seru."
"Lebih milih novel dibanding Jio."
"Nggak gitu sayang, makan aja yuk," ajak Andrez namun hanya dijawab gelengan oleh Kenzio.
✨
Hari ini adalah hari kedua dilaksanakannya kegiatan class meeting. Jadwal agenda hari ini yaitu pertandingan Voli putri. Intan dan yang lainnya sudah berkumpul di karidor sekolah dekat lapangan.
"Guys pokoknya kita harus menang ya," ujar Intan memberi semangat.
"Betul tuh, pokoknya kita harus bisa ngalahin XI IPA 5," sambung Intan.
"Harus dong, XI IPA 1 mah ga ada lawan," ujar Nabil membanggakan kelasnya.
"PERTANDINGAN VOLI PUTRI KELAS XI IPA 1 MELAWAN XI IPA 5 DIPERSILAHKAN MEMASUKI LAPANGAN."
Terdengar aba-aba dari pembawa acara. Intan dan yang lainnya segera memasuki lapangan dibarengi teriakan teman-temanya.
"HUUUU IPA 1..." Teriak Nabil.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Childish Kenzio 1 (End)
RomansaWarning : Cerita ini mengandung unsur BxB : Cerita ini murni karangan saya sendiri, jadi mohon dihargai dan jangan plagiat. Buat kalian yang menemukan cerita ini di lapak lain, mohon laporkan kepada saya. Kalian te...