"AW SELIN!!" Sam mengaduh saat kepalanya dipukul oleh Selina. Dia berguling ke samping Selina dan memegang kepalanya.
"Anak matamu!, Kondisi ekonomi kita saja masih belum stabil" Sam masih mengelus kepalanya sebelum akhirnya menarik Selina ke pelukannya.
"Iya aku cuman bercanda. Sini bibirnya mau aku cium" Selina berdecak lalu berbalik menghadap ke arah Sam dan...
/Plak/
Selina memukul bibir Sam hingga membuatnya cemberut.
"Dasar Sam si bebek liar'
"Kok kamu jadi ikutan sih" Selina tertawa lalu mencium bibir Sam.
"Ayo tidur.., besok kita harus belanja ada pesanan untuk acara minum teh dia bilang ingin menambahkan kue kering dan sandwich. Aku pikir kita harus meminta bantuan lagi pada kakakku. Kau keberatan?" Sam menggeleng, dia juga khawatir Selina sakit karena terlalu keras bekerja.
"Hei..kok kamu makin maju ya ratuku?" Selina tidak mendengar dan terus masuk hingga badanya benar benar menempel ke badan Sam.
"Dingin..hehe" Sam meletakkan dagunya di kepala Selina dia menepuk punggung Selina.
"Nyanyikan satu lagu untukku Sam"
Sam tiba tiba teringat dengan satu lagu yang dia dengar saat perjalanan menuju tempat pameran.dia berdeham sebentar sebelum mulai bernyanyi.
"Everybody's looking for that something. One thing that makes it all complete. You'll find it in the strangest places.Places you never knew it could be" Selina merasa tenang saat mendengar suara Sam yang entah kenapa terdengar serius.
"Some find it in the face of their children.Some find it in their lover's eyes" Selina menjauhkan tubuhnya dan mendongak menatap Sam yang menatapnya sambil tersenyum.
"Aku suka matamu Selina" ucap Sam, Selina tersenyum lalu menyamankan posisinya.
"Lanjutkan nyanyianmu, jangan berhenti sampai aku tertidur" Sam tersenyum lalu mengelus punggung Selina.
"Who can deny the joy it brings
When you've found that special thing
You're flying without wings" Sam terus menyanyikan lagu itu hingga perlahan Selina tertidur dan Sam mendengar dengkuran halus milik Selina. Dia menatap Selina lalu mengecup keningnya."And you're the place my life begins
And you'll be where it ends" tutup Sam, dia melonggarkan sedikit pelukannya dan fokus menatap wajah Damai Selina."Kau adalah tujuanku Selin.., kau adalah sayapku dan kau adalah jantungku. ah..apa sih dia bahkan tidak akan mendengarnya"
----
"Sam!, Bangun ayo!" Sam merasa seseorang menggoncang tubuhnya.
Perlahan dia membuka matanya dan melihat Selina sudah berganti baju.
"Tunggu, jam berapa ini?" Sam menatap jam yang menunjukkan pukul 05 dini hari.
"Selin..mereka pasti masih tutup" ucap Sam lalu menarik kembali selimutnya.
"Bangun Sam!, Ayo pergi berlari!" Sam membuka matanya. Dia bangkit lalu menuju ke kamar mandi untuk membasuh mukanya.
Selina bertepuk tangan senang. Dia menuju ke dapur dan memasukkan sandwich ke dalam wadah. Lalu mengisi air ke botol minum.
"Yes!, Eun Jong bilang olahraga pagi bersama pasangan dan membawa bekal sendiri akan meningkatkan keromantisan dalam hubungan!" Ucap Selina, dia diberitahu eunjung kemarin jadi dia semangat sekali hari ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Joker & The Queen [ End ]
FanfictionThe road that was broken Brought us together A.N inspired by : the Joker and the Queen- Ed Sheeran Cover: dibuat di PicsArt+ibis