RAPUH

132 56 23
                                        

Hai hai hai !

Apa kabar?

Jangan lupa bintang serta komentar nya, ya !

***

Sadar atau tidaknya,kita adalah penyebab alasan orang untuk tetap bahagia,

****

Gavindra Mahendra: ketua Lo terbaring dirumah sakit, habis rebahan dijalan. Belum sadar, sampai sekarang.

Setelah memastikan pesan itu sudah benar-benar terkirim, gavindra lalu mengganti pandangannya kearah Agler yang sedang terbaring tak berdaya di atas brankar rumah sakit, wajah laki-laki itu terlihat sangat pucat

Gavindra mendekatkan tubuhnya, melihat dengan teliti .lelaki yang selalu menjadi teman duel nya, sejak masih duduk di bangku 1 SMA.

Beberapa jam telah berlalu, dan teman -teman Agler juga belum kunjung datang, sejak tadi yang Gavindra lakukan adalah bermain hp, berdiri, duduk, sambil menunggu anak Numero gang.

Gavindra tidak tahu mengapa Agler bisa mengidap penyakit seperti sekarang diusia yang cukup dibilang muda.

"Ternyata emang seberat itu lo, ya, ger." Gavindra mengembuskan napas berat.
"Gue kira.lo cuma drama" ucapnya. sembari tertawa kecil, memandang wajah lelaki itu.

gavindra, yang sudah merasa kakinya begitu pegal memutuskan untuk duduk di sofa. Mungkin ini adalah salah satu cara baik yang telah dilakukan olehnya kepada Agler. Walau Masih ada rasa dendam yang tersirap di lubuk hatinya.

kini lelaki tersebut sedang berusaha mencari -cari kertas kecil.Untuk dia tulis disana, kata - kata yang sudah ia tulis tidak henti -henti nya selalu merasa tidak enak.

" Hey,bego. bangun masih ada,yang berharap.lo hidup."

Setelah menuliskan beberapa kata didalam kertas tersebut, Segera Gavindra langsung melipatnya hingga terbentuk sangat kecil. Setelah itu, dia menaruh nya di atas meja. disamping Agler terbaring;

****

"Agler, belum sadar?" tanya Areksa. Lelaki itu terlihat sangat panik, ketika tau kabar. tentang kecelakaan yang dialami Agler tadi. "Harusnya gue larang dia buat pergi tadi," ujar baraka pada dirinya sendiri,atas kesalahan nya.

"Nggak usah nyalahin diri lo, ini hanya murni kecelakaan," kata ibhas.

"Lo tau kabar ini,dari siapa?" tanya Baraka tanpa basa-basi.

"Rumah sakit, tapi ka. Aku sempat Nemu kertas ini,diatas meja" jawab Kanaya. Sembari memperlihatkan kertas tersebut;

"Apa ini?" tanya Baraka lagi.

"Aku juga gatau ka" ucap Kanaya.Sedikit membuat mereka penasaran,

Belum sempat Baraka membuka nya, Aldres terlebih dulu membuka surat tersebut, dengan kata-kata yang sulit dimengerti olehnya

"Gue masih mau ketemu.jangan mati dulu"

Aldres kembali melipatnya dan memberikan surat itu kepada Baraka yang masih terlihat penasaran dalam isi surat itu.

" SIAPA GOBLOK!" Umpat Baraka yang sangat keras.mampu membuat mereka disana langsung menatap kearahnya.

" Berisik,keluar ajah kalo mau ngamuk" tegor Aldres. terlihat prustasi, dengan tingkah Baraka itu.

Setelah mendengarkan ucapan aldres. dengan segera Baraka langsung keluar dari ruangan tersebut ,dengan perasaan yang sedikit memburu,entah apa yang akan terjadi olehnya nanti.

CERITA DIA [ END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang