Kali ini akan aku percepat kawan :")
Semoga kalian suka^^
Sebelumnya mohon maaf, kalau ada kesalahan dalam penulisan. Aku juga gak sempet research banyak, but i hope y'all enjoy with this story. Jadi, abaikan aja ya kalau ada hal yang berhubungan dengan perkuliahan mereka. Bcs, saya sendiri tidak sejalan dengan jurusan mereka 😀🙏🏻
Happy reading y'all 💃
•
•
•
•
•
Minggu tenang sebelum ujian biasanya digunakan oleh sebagian mahasiswa untuk belajar atau sekedar liburan singkat sebelum nantinya mereka akan bergelut dengan soal ujian yang diberikan pengawas atau dosen. Tapi, tidak semua fakultas dan jurusan melakukan ujian di hari yang sama. Ada yang memiliki selisih satu minggu atau bahkan dua minggu waktu untuk ujian.
Sama halnya yang dilakukan para pemuda komplek Kanigara. Layaknya pemuda pada umumnya, kegiatan mereka sehari-hari tidak selalu bermain pergi menongkrong. Mereka masih ingat kewajiban mereka sebagai mahasiswa kok. Contohnya Hafiz, Sean, dan Yoga. Ketiga pemuda itu sedang sibuk-sibuknya belajar untuk ujian mereka yang diadakan minggu depan. Lain halnya dengan Harvey, Elvano, dan Rakha. Mereka tengah mempersiapkan diri untuk ujian praktik lebih dulu.
(Jujurly, aku tuh ngarang gais soal ujian praktik. Buat klean yg mahasiswa arsi, teksip, atau kedokteran maaf ya sebelumnya 🙏🏻)
Makanya, hampir dua sampai tiga minggu ini mereka tidak ada yang pergi main keluar rumah. Mereka lebih memilih untuk menyibukkan diri mereka dengan buku-buku materi untuk ujian. Jangan salah, meskipun mereka terlihat seperti mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang) dan tidak pernah ikut kegiatan apapun, mereka ini masih termasuk ke dalam mahasiswa berprestasi teman-teman sekalian.
Mereka masih ikut kegiatan organisasi mahasiswa juga kok, walaupun ya mereka jarang hadir kecuali Elvano.
Dan jika mereka sudah mulau fokus untuk ujian, justru yang dibuat pusing adalah keluarga mereka. Yap betul, keluarga mereka justru berharap anak-anaknya tidak terlalu terpaku dengan belajar. Tapi ya, namanya keenam anak itu jika sudah fokus akan sulit sekali diganggu. Makanya, buat kalian yang ingin jadi jodoh mereka, yuk rajin belajar ehehe.
•
•
•
Sore hari di kediaman keluarga Arsenio, terlihat sangat damai. Berbeda dari biasanya yang ramai entah itu perdebatan antara Aluna dan Harvey, atau Harvey dengan Jonathan, papanya sendiri.
Aluna dan Zoey, putri bungsunya, sedang sibuk di ruang tengah. Aluna yang sibuk mengupas buah untuk anak-anak dan suaminya, belum lagi nanti ia harus menyiapkan makan malam juga, dan Zoey sibuk mengerjakan tugas sekolahnya. Dengan tv yang menyala, menemani pasangan ibu dan anak itu sembari menunggu sang papa pulang kerja.
"Papa pulang!"
"Papaaaa!"
Jonathan yang baru pulang hanya bisa tersenyum kala disambut oleh sang putri yang masih memegang pensil di tangan kanannya. Dan sang istri yang lantas berdiri, menyambutnya dengan sebuah pelukan. "Welcome home, papa" kata Aluna yang setelah itu ia mendapatkan sebuah kecupan pada dahinya, begitupun Zoey yang juga mendapat kecupan di dahi dari sang papa.
"Aku masak dulu," kata Aluna sembari membawakan jas kerja dan dasi milik suaminya untuk dicuci nanti.
"Harvey gak di rumah?" Tanya Jonathan yang matanya menatap kamar Harvey yang tertutup rapat. Kamar berpintu warna putih itu menarik perhatian Jonathan sebab dari pagi sebelum ia berangkat, Harvey tidak ikut sarapan bersama. Dan Aluna yang ditanya seperti itu menghela nafasnya sambil mengeluarkan beberapa bahan masakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE KANIGARA'S SQUAD
RandomHanya sebuah cerita tentang enam orang pemuda tampan yang tinggal bersama keluarga mereka di kawasan ibu kota. Banyak hal yang diceritakan oleh mereka, termasuk keluarga mereka sendiri. Penasaran? Let's read the story The original story of The Kanig...
