Happy reading y'all and hope you like it💃
•
•
•
•
•
Selesai ujian, hal yang paling dinanti adalah liburan. Yup, liburan untuk menjernihkan kembali pikiran dan tubuh dari segala aktifitas yang menyita energi. Apalagi jika liburan dengan keluarga, suasana saat liburan pun akan terasa lebih menyenangkan.
Perasaan baru kemarin mereka liburan, kok udah liburan lagi? Gak tahu ya, soalnya saya juga butuh liburan walaupun udah lulus kuliah .. ikutin aja ygy :")
Percayalah, yang diinginkan para mahasiswa setelah ujian adalah liburan panjang :)
Sama seperti mahasiswa yang lain, yang telah mendambakan liburan selepas bertempur saat ujian. Enam pemuda komplek Kanigara pun memiliki rencana yang sama. Tidak mesti bersama dengan teman, mereka juga memiliki rencana dengan keluarga masing-masing.
Tapi rencana hanya rencana. Apa kalian pernah mendengar suatu kalimat yang mengatakan, manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan? Mungkin kalimat itu terjadi oleh beberapa orang. Termasuk pada para pemuda komplek Kanigara itu.
Mereka harus mengurungkan niat untuk pergi berlibur bersama keluarga mereka karena suatu hal.
Apa itu?
Tiga dari enam laki-laki tampan itu, harus mengurungkan niat mereka untuk berlibur. Dikarenakan mereka harus menginap di kamar rawat inap rumah sakit.
Kok bisa?
Tentu bisa, mereka kan masih manusia jadi masih bisa merasakan sakit :)
Bukan, bukan.
Rakha, Elvano, serta Harvey harus merelakan waktu liburan mereka yang sudah terencana oleh keluarga masing-masing dikarenakan mereka yang harus dirawat. Hal itu terjadi saat detik-detik ujian akan berakhir. Bagaimana maksudnya?
Tepat satu hari sebelum ujiannya berakhir, Rakha harus menjalani rawat inap karena sistem imun tubuhnya yang menurun. Hal itu diakibatkan oleh Rakha yang terlalu memforsir energinya untuk belajar selama masa ujian. Padahal orang tuanya sudah beberapa kali mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatannya selama masa ujian. Tapi Rakha seakan tuli akan hal itu. Setiap hari ia begadang hanya untuk belajar materi yang akan diujikan dan kurang istirahat yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuhnya menjadi lemah. Mau tidak mau, suka tidak suka Rakha harus dirawat di rumah sakit dan menjalani ujian susulannya dari rumah sakit dengan di awasi pengawas dari panggilan video jarak jauh.
Lalu apa yang terjadi dengan Elvano dan Harvey?
Selisih hanya beberapa jam dari Rakha, selang setelahnya Harvey dirawat di rumah sakit yang sama. Dikarenakan tipes yang menyerang tubuhnya.
Pulang dari kampus, Harvey yang biasanya akan langsung duduk di sofa ruang keluarga atau paling tidak langsung pergi ke dapur mencari makanan untuk mengganjal perutnya, tapi hari itu Harvey merasa tubuhnya sangat lemas sekali. Bahkan yang biasanya seorang Harvey memiliki nafsu makan yang tinggi, tapi hari itu tidak. Sampai akhirnya ia mengatakan bagaimana kondisi tubuhnya pada sang mama yang heran karena putranya yang tak aktif seperti biasanya. Barulah setelah dibawa ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan, dokter mengatakan jika Harvey mengalami demam tifoid yang diakibatkan oleh makanan yang entah Harvey sendiri yang memakannya pun tidak merasa jika makanan yang ia makan mengandung bakteri salmonella.
Sedangkan Elvano, harus dirujuk ke rumah sakit setelah mengeluh jika perutnya sakit terutama di bagian ulu hatinya . Dan Elvano juga sempat ditemukan tengah memuntahkan makanannya kembali ketika Carlos yang hendak mengajaknya pergi keluar, menemukan sang kakak sedang duduk lemas di depan kloset. Tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada putranya, akhirnya Rania selaku bundanya meminta Matteo untuk menemaninya membawa Elvano ke rumah sakit. Dan dari situlah, dokter menyarankan Elvano untuk dirawat agar setidaknya bisa dipantau perkembangan kesehatan dari lambung putra bungsu Rania itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE KANIGARA'S SQUAD
Ngẫu nhiênHanya sebuah cerita tentang enam orang pemuda tampan yang tinggal bersama keluarga mereka di kawasan ibu kota. Banyak hal yang diceritakan oleh mereka, termasuk keluarga mereka sendiri. Penasaran? Let's read the story The original story of The Kanig...
