BINGUNG

11 3 0
                                        

"aku hanya ingin melindungimu,bukan mendiamimu"

_aksa carlen drenaska_

Bel pulang sudah berbunyi Nadira segera mencari keberadaan aksa untuk pulang bersamanya Nadira mencari Aksa ke kelasnya dan benar saja laki-laki itu kini tengah bersiap-siap untuk ulang Nadira menunggu Aksa di luar pintu kelas 12 IPA 3 Nadira sedikit gugup karena baru sekarang dirinya pergi ke kelas aksa apalagi sekarang teman-teman Aksa tengah keluar kelas membuat Nadira malu

"Eh neng Nadira"siapa Johan saat melihat Nadira yang tengah berdiri di samping pintu kelasnya

"Eh iya"jawab Nadira malu-malu

"Nunggu mas Aksa ya"tebak damar

"Iya kak, kak Aksa mana ya?"tanya Nadira

"Sa,buruan lo udah dijemput"teriak rival membuat Aksa menyerngit Aksa berjalan ke arah pintu di sana sudah ada inti Daendros dan juga Nadira aksa menatap Nadira dengan datar.aksa diam ia memilih untuk pergi meninggalkan mereka berempat melihat itu inti daendros melongo begitu pula dengan Nadira Johan menempuk jidatnya pelan ia tak menyangka dengan Aksa yang meninggalkan Nadira tanpa menghiraukan dirinya.

0h ayolah Aksa Nadira sudah mati-matian untuk menemuimu dan sekarang kau malah meninggalkannya semua inti daendros menatap Nadira yang tengah mematung sembari melihat Aksa yang berjalan menjauh ada perasaan tak enak dalam hatinya Nadira tak suka dengan sikap Aksa padahal baru istirahat pertama dirinya bersikap manis kenapa sekarang berubah
sepertinya Aksa itu seperti air mudah membeku

"Neng Nadira kejar sana"titah Johan

"Ha!"Nadira kelagapan ia menatap Johan Yang sepertinya tengah berbicara dengannya

"Di kejar neng Mas aksanya emang suka konslet"ucap Johan memberi penjelasan Nadira diam sembari mencerna setelah itu Nadira mengangguk lalu langsung berlari mengejar Aksa semua inti daendros saling menatap satu sama lain

"Untung aja nadiranya baik"ujar damar

"Lagian si aksa gak tau diri banget"

"Langkah loh mana ada cewek jemput cowoknya"terang Johan

"Emang dasar batu si Aksa mana neng Nadira cantik lagi"imbuhnya

"Si batu kagak tahu bersyukur"ungkap rival lalu ketiga laki-laki itu pergi meninggalkan kelas

Di parkiran Nadira melinga linguk mencari keberadaan Aksa Nadira mengelilingi Area parkiran tapi nihil tak ada motor aksa di sini Nadira menghembuskan nafasnya. cepat sekali manusia es itu pergi, Nadira memutuskan berjalan ke arah gerbang sekolah di sana Nadira melihat sebuah mobil berwarna hitam Nadira duduk di halte untuk menunggu angkutan umum dan di saat tengah asik menunggu tiba-tiba mobil hitam itu sudah berada di depan Nadira

Seorang laki-laki paruh baya dengan seragam bodyguard-nya menghampiri Nadira yang tengah duduk

"Neng Nadhira ya"tanya bapak itu

"Iya Pak"jawab Nadira

"Saya Pak Joni sopirnya den aksa"jelas bapak itu

"Marinon kita pulang saya sudah di tugaskan buat antar jemput non Nadira"ujar bapak Joni memperjelas

"neng Nadira juga bisa menelpon bapak jika ingin keluar jalan-jalan atau ingin membeli sesuatu"imbuh bapak Joni

Februari12:23Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang