"hatimu terlalu lembut sampai kau tak sadar bahwa kau sangat hancur"
_ximen_
Pagi ini Nadhira tengah bersiap siap untuk pergi sekolah ia mengemasi barang barangnya setelah itu ia segera pergi ke bawah untuk menemui ximen,Nadhira membuka pintu rumahnya saat ingin melangkah lebih jauh Nadhira tak segaja menginjak sesuatu di bawah sana,Nadhira mengambil sebuah benda pilih yang di yakini itu adalah foto card,Nadhira menyergit kenapa tiba tiba ada foto di depan pintunya fikir nadhira karna tak ingin lama lama berfikir ia membalik foto itu untuk mengetahuinya
Deg
Nadhira mematung melihat foto yang berada di tangannya perlahan ia mengedipkan matanya untuk memastikan foto itu nyata atau tidak,Nadhira menatap foto itu melihat setiap inci yang bisa ia tangkap dengan perlahan satu tetes air mata jatuh dari pelupuk Nadhira,hatinya seakan di tikam ribuan senjata tajam,dadanya sesak Nadhira menggeleng pelan melihat sebuah foto seorang laki laki yang tengah berciuman dengan seorang wanita di sebuah kamar
Perlahan Nadhira menarik nafasnya ia berusaha menahan sakit di dadanya Nadhira menelan salivanya kasar,ia meremas raok seragamnya kuat dengan sekuat tenaga Nadhira berusaha untuk tegar,Nadhira menghapus air matanya setelah itu ia segera pergi ke luar untuk menemui ximen yang sudah lama menunggunya
"Hai "sapa ximen
"Hai,udah nunggu lama ya"tanya Nadhira
"Lumayan"balas ximen lalu segera melajukan mobilnya di perjalan keduanya sama sama terdiam ximen melirik ke arah gadis itu,terlihat ia tengah memandangi luar jendela ximen mengelus pelan surai Nadhira membuat ya menoleh,Nadhira menatap ximen dengan alis yang terangkat
"Kenapa hm?"tanya ximen
"Gak papa"balas Nadhira sembari tersenyum tipis,setelah itu ia kembali memandangi luar jendela dengan perasaan hancurnya Nadhira ingin sekali menangis saat ini ia ingin melupakan segalanya pada ximen tapi tidak Nadhira harus menjaga rahasia ini ia tak ingin ximen mengetahuinya dan bertengkar dengan Aksa,Nadhira tak ingin itu terjadi
"Hatinya masih sakit"tanya ximen
"Bahkan sakit banget kan"batin nadhira
"Engga kok Nadhira udah maafin kak Aksa lagian juga salah Nadhira"ucapnya membuat ximen tersenyum miris kenapa gadis ini masih saja menyalahkan dirinya atas semua keadaan
"Jangan sering sering salahin diri Lo"peringat ximen
"Hm"
Mereka berdua kini sudah sampai Nadhira mengucapkan terimakasih lalu segera keluar dari mobil ximen setelah itu ia segera pergi Nadhira mencengkram kuat tali tasnya iaenghirup udara sebanyak mungkin,hari ini ia harus bisa kuat dan menganggap semuanya baik baik saja
Nadhira sudah sampai di lapangan utama sekolah ia menyerngit saat melihat para inti daendros yang tengah berdiri di sana mereka tampak sedang menunggu seseorang,Nadhira melihat ke arah Aksa dan keisya ia mengalihkan pandangannya jujur Nadhira sakit melihat mereka berdua Nadhira melangkahkan kakinya dengan sekuat tenaga ia berusah melewati mereka semua
"Mau kemana"tiba tiba Aksa menahan tangan Nadhira saat ia melewatinya,Nadhira menatap tangan Aksa yang menggenggam tangannya
"Masuk"ucap Nadhira singkat
KAMU SEDANG MEMBACA
Februari12:23
Novela JuvenilNamanya Aksa carlen drenaska,seorang pemuda tampan yang baru saja di tinggal oleh ibunya,pria baik ini tiba tiba merubah sikapnya saat sang ibu meninggal,namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan seorang gadis yang yang sangat ceria.aksa merubah...