CERITA INI MURNI HASIL KARANGAN AUTHOR!
DILARANG PLAGIAT DAN HATE COMMENT!
GAK SUKA LANGSUNG SKIPPP AJA!
MENGANDUNG UWU-UWU YANG TIDAK LAZIM⚠️
Hanya kisah klasik pria dingin nan irit bicara menjadi budak cinta dari gadis yang bertingkah seperti pr...
Padahal cerita ini baru gw buat seminggu tpi udh ada juga ya yang jdpembaca setia 😥makasih buat kalian yang baca cerita and happy new year❤🥰
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Axinella hanya bisa berdecak kagum melihat dekorasi emas yang menyilaukan mata. Bahkan Rodolfo yang mengatupkan bibir mungilnya untuk tertutup.
"Apa yang kau kagumi disini hingga air liurmu menetes?" Datar Rodolfo membuat Axinella cepat-cepat menyeka sudut bibirnya.
"Keren banget gila."
"Keren banget?"
"Keren itu.... Bagus. Cantik. Bagus pokoknya gausah banyak bacot."
Pria itu hanya menggelengkan kepala. Nah pasti dekat dengan Axinella belum genap satu jam akan membuat kepalanya pusing. Tak banyak bicara Rodolfo mengapit lengan Axinella untuk membimbing langkah mereka pada Kekaisaran Barat Julius Randle. Pria gagah beruban namun memiliki aura murah senyum.
"Salam Yang Mulia Kaisar Julius. Selamat untuk kelulusan putra Mahkota Randle Johanes. Dan perkenalkan dia istriku Permaisuri Axinella Gissofand."
"Tak perlu seformal itu Rodolfo. Kau sudah kuanggap seperti putraku sendiri. Aku tak menyangka saat ini kau sudah menjadi seorang Kaisar yang hebat."
"Anda selalu rendah hati Yang Mulia."
"Apa dia Permaisuri Axinella? Istrimu sangat cantik dan menggemaskan. Pakaian yang kalian kenakan terkesan sederhana namun sangat elegan."
"Terimakasih Yang Mulia Kaisar, istriku sendiri yang memilihnya."
"Apa kalian akan terus berbicara? Aku sudah lapar sekali ingin mencicipi makanan yang ada disini. Lihat! Kue-kue lucu itu.... Hiks aku mau makan... " Cicit kecil Axinella membisikkan pada Rodolfo.
"Pergilah."
Gadis itu dengan riang melepaskan lengan kokoh Rodolfo dan berjalan mendekati tumpukan kue-kue lucu. Bibirnya mulai sibuk mengunyah tanpa menghiraukan semua orang.
"Istrimu ternyata sangat lucu. Apa kau tak merasa cemas jika bangsawan lain menyukainya dan merebutnya darimu?" Kekeh Julius membuat Rodolfo mengarahkan pandangannya mengawasi istri kecilnya yang tengah menggembungkan pipinya dengan mata berbinar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.