17

43K 3.7K 45
                                        

Thankful buat semua dukungannya saya harap kalian semua setia menemani pasangan Bang Toyib sama Permaisuri prik ini yaa. Maaf jika ada salah ketik.

Axinella tidak bodoh dengan perasaan yang ia rasakan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Axinella tidak bodoh dengan perasaan yang ia rasakan. Rasa sakit didada meremas bagian ulu hati dengan perlahan membuktikan bahwa ia memiliki perasaan berlebih yang tumbuh pada Rodolfo.

Hal ini akan berdampak buruk. Dia tidak bodoh dimana setiap kisah transmigrasi akan berakhir berantakan bila tidak mengikuti alur. Dan jikalau alur berjalan dengan adanya, maka akhir ending cerita ini akan tetap sama. Axinella akan mencintai Rodolfo dan akhir tragis hidupnya ada di pedang suaminya. Membayangkan saja membuat ulu hatinya semakin sesak.

"Pulang." Hanya sepatah kata yang mampu diucapkan Axinella pada pria di hadapannya.

Kondisi pria itu begitu menyedihkan dengan raut panik yang tak pernah terlihat siapapun. Begitu jelas sorot tajam yang biasa menghunus siapa saja kini bergetar lemah.

"Apa pembelaanmu Yang Mulia?" Dingin Axinella pada Rodolfo setelah mereka kembali ke Kaisaran.

Rodolfo hanya mampu terdiam. Bibirnya terkatup rapat seakan masih terbawa linglung. Ketika gadis itu memanggil namanya dengan benar, entah mengapa begitu aneh di telinganya. Perasaan gelisah menyelimuti begitu menyiksa.

"Aku-aku tidak tahu apa yang terjadi. Aku-"

Axinella berdecak keras berjalan mensejajarkan tubuhnya dengan Rodolfo yang jelas hanya sebatas bahu pria itu. Namun sorot matanya begitu tajam dan pertama kali Rodolfo merasa tidak nyaman menatap netra lautan itu.

Keterdiaman Axinella berhari-hari membuat Rodolfo uring-uringan. Bahkan pertemuan besar yang diadakan para pemimpin ke Kaisaran ia tolak karena hanya ingin berdekatan dengan Axinella. Gadis itu membuat benteng tinggi bahkan memilih untuk berpisah ranjang darinya.

"Salam Permaisuri Axinella Gissofand."

"Salam Putri Mahkota Rosella Theodore. Ada kepentingan hingga kau berkunjung kemari tanpa memberi surat terlebih dahulu untuk kunjunganmu." Senyum lembut ala bangsawan namun mimik wajah datar tak beriak membuat para pelayan menunduk takut.

"Ah, aku hanya ingin menanyakan mengapa Kekaisaran ini tidak hadir dalam perjamuan besar-"

"Suamiku sakit." Potong Axinella menanggapi Rosella dengan seadanya. Karena suasana hatinya belum membaik setelah 3 hari kejadian Rodolfo mabuk di bar.

"Astaga Yang Mulia Kaisar sakit? Apa boleh aku menjenguknya untuk mengetahui sakitnya?"

"Silahkan."

Axinella memberikan ruang Rosella untuk masuk ke dalam serta ingin melihat bagaimana respon Rodolfo pada gadis itu.

"Yang Mulia Kaisar. Aku dengar anda sakit, apa itu benar?" Panik Rosella tak segan memegang tubuh Rodolfo.

Axinella yang melihat dari jauh hanya berdecih. Mengamati gadis itu menggoda Rodolfo dengan gaya murahannya. Lalu apakah Rodolfo juga sama murahannya dan menanggapi gadis itu?

180 Degrees (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang