CERITA INI MURNI HASIL KARANGAN AUTHOR!
DILARANG PLAGIAT DAN HATE COMMENT!
GAK SUKA LANGSUNG SKIPPP AJA!
MENGANDUNG UWU-UWU YANG TIDAK LAZIM⚠️
Hanya kisah klasik pria dingin nan irit bicara menjadi budak cinta dari gadis yang bertingkah seperti pr...
"Perkenalkan lady. Saya Demond, ketua Death Zodiac. Kelompok pembunuh bayaran paling disegani diseluruh Benua."
"Dih sombong."
Meskipun terdengar nyeleneh, tapi pria bernama Demond tersebut sangat penasaran akan sosok Axinella.
"Demond. Sepertinya rahang Cancer bergeser."
"Tinggal geser balik lagi Leo. Lakukanlah."
Kreeeeekkk
"Arrrrrrggghhhh.... " Desis kesakitan membuat Axinella mendecih.
"Cemen. Segitu doang kids?"
"Emm lady, kami tidak paham bahasa primitif."
"Mau aku rontokkan gigi-gigimu itu?" Ancam Axinella tidak terima.
Plaaakkk
"Jaga bicaramu Taurus." Geram Demond menggeplak kepala salah satu pria bertudung.
"Heh, lepas tudungnya. Kalian tahu kalau seperti ini penampilan kalian seperti apa?"
"Seperti apa lady?"
"Seperti kostum ikan karnaval."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kostum? Karnaval? Apa itu lady?"
Seandainya mereka tahu yang dibayangkan Axinella seperti apa. Mungkin mereka akan pensiun dari pekerjaannya.
Bayangan Axinella yang berbeda, padahal pakaian yang mereka kenakan cukup baik. Aura kematian dan misterius serta lekuk tubuh bidang sempurna membuat siapa saja menahan nafas ketika melihatnya.
"Kurasa pakaian kita buruk dimata lady."
Axinella menganggukkan kepalanya setuju. Tapi kemudian ia tersadar, ia butuh adegan adu jotos. Kenapa malah mengobrol?
"Heh! Ayo maju kalian sebelum suamiku datang."
"Permaisuri, kami punya sebuah penawaran. Bagaimana jika anda menjadi Sekutu kami?"
"KAU BERCANDA DEMOND?! KAU TIDAK INGAT KITA YANG MEMBERONTAK KEKAISARAN INI DAHULU?"
"Tunggu. Pemberontak? Jangan bilang kalian salah satu pemberontak yang ingin melenyapkan Rodolfo sebelum ia naik tahta?" Syok Axinella membuat mata kelabu Demond menyorot tajam kearah Taurus.
"Maaf sebelumnya Permaisuri." Ucap Demond melepaskan jubah dan topengnya.
"Wagelaaaaseeehhh ganteng banget c*k!"
Kagum Axinella melihat pahatan sempurna, tampan dengan sorot tajam. Sangat sempurna jika saja Axinella belum menikah, ia bisa jatuh cinta pada pria tersebut.
"Anda harus mengingat ini Permaisuri. Namaku tak pernah disebutkan selama ini. Namun di hadapan Permaisuri, perkenalkan namaku adalah Demond Oxyopes Lopeus."
"Hufft, namaku Aquarius Fisholy Mariane." Ucap Aqua sambil melepas jubahnya dengan berat hati.
"Namaku Taurus Quebec Rumanio. Dan dia saudara kembarku Cancer Vintacio Romeo."
"Aku Leopard Spinoza Azaveo."
Axinella menganga melihat visual para dewa-dewa Yunani yang ada di hadapannya. Demond yang begitu mencolok diantara keempat pria tersebut. Pria itu sekilas seperti Rodolfo. Namun yang mengalihkan perhatian Axinella adalah tatto kecil disebelah alisnya dengan bentuk RV.
Bayangan Axinella tiba-tiba kembali ke masa ia menjadi Revina. Ia pernah bertanding di sebuah kejuaran bela diri tingkat internasional. Disana begitu bebas sehingga orang-orang dari latar akademisi militer, lembaga beladiri, maupun setingkat kriminal dapat bertanding. Namun satu yang tak dapat lepas dari pandangan Revina saat itu. Orang yang diam-diam ia cintai, Demian Olympus Lexington. Pria khas Spanyol dengan tatto kecil disamping alisnya RV. Demian sendiri adalah sahabat masa kecilnya. Namun pria itu sudah memiliki kekasih kala itu. Yang menjadi pertanyaan Revina saat itu adalah simbol yang dibuat Demian.
"Kenapa tattonya di alis sih?!"
"Bagaimana? Bagus tidak?"
"Bagus tapi apa itu RV?"
"Rev."
"Revina?"
Pria itu hanya tersenyum sebelum seorang gadis Korea mendatangi mereka dan merangkul Demian. Jangan tanya bagaimana perasaan Revina kala itu. Remuk dan hancur berkeping-keping. Semenjak saat itu, Revina bertekad untuk melatih tubuhnya lebih kuat dan semakin tangguh. Hingga ia mampu menjatuhkan Demian. Pria itu harus membayar sakit hatinya. Namun ketika Revina berada di puncak kesuksesan, ia malah mati secara konyol.
"Demian." Guman Axinella setelah kembali tersadar.
"Ya Rev."
Perempuan tersebut mengangkat dagunya menatap Demond tanpa berkedip. Setitik air mata jatuh membuat raut pria itu murung. Axinella kembali mengusap air matanya. Tersadar tidak ada didalam novel kehadiran sosok Death Zodiac. Tidak ada karakter Demond, Taurus, Leo, Cancer, dan Aqua. Apa ada kisah lain dibalik novel yang tidak diceritakan? Atau memang alur tiba-tiba berubah?"
"Siapa kalian?" Ucap Axinella waspada mengeluarkan belati mematikan miliknya.
"Kami Death Zodiac yang ditugaskan untuk membunuh anda malam ini. Dan kami juga sebagai pemberontak di Kekaisaran ini."
"Tidak. Bukan. Kalian bukan bagian dari cerita ini. Siapa kalian?" Mata Axinella memicing waspada.
"Hahaha.... Lihat wajah ketakutan itu. Ahhh Demond dia sangat menggemaskan."
"Jangan bunuh dia." Datar Demond berjalan mendekat kearah Axinella.