Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

MOS#6

2.1K 241 6
                                        

Tok.. Tok.. Tok...

"Ya" Seru seseorang di dalam sana.

Orang yang mengetuk sudah terkikik sedari tadi. Tangannya menggenggam sebuah keranjang kecil.

Ceklek...

"Pagi kak rosie" Sapa orang itu. Rosé menampilkan senyum tipisnya.

"Masuklah Li" Ucap rosé mempersilakan.

Lisa mengangguk lalu masuk ke dalam dengan mendahului rosé yang harus menutup pintu terlebih dahulu.

Lisa menuju meja makan, di sana sudah ada semangkuk ramen yang masih mengepul. Lisa mengambil duduk di depan mangkuk ramen itu.

"Eeh mau ngapain?" Tanya rosé menghentikan aksi lisa yang hampir menyeruput kuah ramen miliknya.

"Sarapan. Kakak makan bekal itu aku makan ini" Ujar lisa. Tanpa menunggu lama dia segera menyeruput kuah ramen itu.

Slurrrpppp.....

"Aaahhhhhkkkkk.. Enaknya" Gumam lisa. Kini dia mulai memakan mie nya.

Rosé menggeleng pelan. Dia raih keranjang yang di bawa lisa lalu mengeluarkan isinya.

Sekotak nasi putih hangat, serta beberapa kotak kecil berisi daging ayam kecap, kimchi, juga tumis brokoli. Rosé menghela nafasnya pelan.

"Dasar aneh, di kasih makanan enak malah milih ramen" Lisa meringis.

"Di rumah lisa jarang di ijinin buat makan ramen kak. Jadi mumpung ada ya lisa makan kebetulan juga suka" Rosé menggeleng pelan.

Karena lapar rosé pun memakan bekal yang di bawa lisa tadi. Biasanya mereka memang akan makan bersama tapi berhubung tadi rosé sudah lapar dan lisa belum datang jadi dia memasak sebungkus ramen. Dan ternyata lisa malah lebih memilih makan ramen ketimbang bekal yang di bawanya.

"Nah makan ayamnya" Ujar rosé menyumpitkan dua potong ayam kecap ke mangkuk ramen milik lisa.

"Okey" Balas lisa.

Setelah selesai makan. Rosé mencuci kotak bekal milik lisa. Sementara gadis berponi itu tengah berada di kamar mandi.

"Li, masih lama? Udah jam 7 kamu masuk jam setengah 8 kan. Jarak ke sekolah kamu 30 menit loh" Ujar rosé dapur.

"Bentar lagi kak"

Lisa keluar dengan merapikan baju seragamnya. Rosé mendekat.

"Berangkat sana. Ini kotak bekalnya jangan lupa di bawa" Rosé memberikan kotak bekal itu pada lisa.

"Ya ayo kak kok belum siap-siap?" Tanya lisa.

"Hari ini libur tidak ada bongkaran. Aku mau tidur saja di rumah" Lisa tersenyum lebar.

"Ya udah lisa libur juga yah, pengen tidur aja bareng kaka" Rosé mendelik tajam. Lisa jadi sedikit takut.

"Gak ada. Kamu berangkat sana jangan pernah bolos. Atau jangan pernah temui aku lagi"

Ancaman rosé berhasil membuat lisa ketakutan. Dia akhirnya patuh dan segera berangkat sebelum semakin terlambat.

Sepergian lisa, rosé memutuskan untuk masuk ke dalam kamar untuk melanjutkan tidurnya.
.
.
Lisa merasa sangat lelah. Dia baru saja mengikuti kelas olahraga yang materinya adalah lari estafet.

Sebagai pelari terakhir lisa memang mengeluarkan tenaga lebih banyak mengingat anggota tim nya ada yang tidak bisa lari cepat.

Beruntung lisa berhasil menang. Kini dia tengah duduk di kantin menikmati sekaleng soda yang tadi di belinya.

My Older SisterCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang