Gudang tua itu terlihat sangat berantakan. Lumut dan tumbuhan tumbuh dengan liar sampai membuat gedung itu tertutup sebagian. Gedung ini sudah bertahun-tahun terbengkalai, bahkan pernah di ajukan untuk di robohkan saja namun prosesnya sangatlah lama.
Di dalam sana ada dua orang gadis dan beberapa pria. Gadis itu terlihat di ikat di kursi sementara para pria itu tengah bermain kartu di depan keduanya.
Flasback...
"Lisa!" Teriak jennie memanggil lisa yang di bawa masuk oleh beberapa orang ke dalam mobil van berwarna hitam.
Jennie berusaha mengejar, dengan mendorong tubuh pria yang masih berada di luar mobil.
Karena merasa jennie ancaman, mereka pun ikut membawa jennie dengan menutup kepala jennie dengan karung dan kedua tangan yang di ikat.
Mobil hitam itu melaju kencang entah kemana karena yang jennie dan lisa rasakan hanyalah kegelapan.
"Kakaku sangat galak, kalian salah telah menculikku" Gumam lisa. Pria itu terkekeh dengan penuturan lisa.
"Kakaku juga, dia bahkan bisa memukul kalian sampai babak belur" Ucap jennie.
"Yak! Kalian diamlah. Mau kakak kalian galak atau apapun itu tidak membuat kami takut." Ucap salah satu pria di sana.
"Huftttt.. Yang penting aku sudah memberitahu" Gumam lisa menghela nafasnya.
Mobil itu berhenti, jennie dan lisa di bawa turun dengan sedikit kasar. Kepala lisa bahkan menjadi korbannya. Kepalanya membentur tepian pintu.
Para pria itu segera mengikat jennie dan lisa, karung yang menutupi wajah dan membuat sesak akhirnya terlepas.
Keduanya bisa melihat wajah para pria itu. Ternyata mereka berjumlah 6 orang.
"Berikan ponsel dan uang kalian" Perintah salah satu pria itu.
"Ada di dalam tas tuh" Tunjuk lisa dengan dagunya. Jennie melirik lisa yang tampak tenang-tenang saja di sampingnya.
Para pria itu langsung membuka tas jennie dan lisa. Mereka mendapatkan ponsel dan uang milik keduanya.
"Woah ternyata kalian anak orang kaya, bos kita bisa dapat uang lebih banyak lagi kalau begini" Ucap pria itu memberikan kartu identitas pada bos mereka.
"Bagus, kita tidak salah menculik mereka. Sekarang ayo ikut aku"
Semua pria itu pergi meninggalkan lisa dan jennie begitu saja. Jennie melirik sekitarnya, terlihat sangat menyeramkan terlebih hanya ada bantuan sinar dari lilin yang ada di depan mereka.
"Tempat ini menyeramkan" Gumam jennie.
"Lebih serem orang di sampingku sih" Balas lisa. Jennie menatap tajam lisa, di situasi seperti ini masih saja ingin mengajak ribut.
"Ini kita sampai kapan di sini? Laper lagi" Gerutu lisa. Dia membayangkan pasti jika sekarang di rumah, rosie akan memasakan sesuatu untuknya seperti biasa. Dan berakhir dengan tidur di dalam dekapan sang kakak.
"Jadi rindu kak rosie" Gumam lisa pelan.
"Li" Panggil jennie. Lisa menoleh dengan mengerutkan kening.
"Apa?" Tanya lisa.
"Untuk keningmu, aku benar-benar minta maaf" Ucap jennie. Lisa berdecak pelan.
"Aisshh... Masih saja di bahas, sudah ku bilang lupakan saja"
"Aku juga mau minta maaf tentang perkataanku yang dulu, bisakah kita berteman lagi li?"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Older Sister
FanfictionCast utamanya Chaelisa tapi tetep ada Jensoo juga. Ini aku buat karena lagi demam Chaelisa, sejak konser mereka kek tambah nempel aja apalagi setelah coldwar yang gemesin itu 😁😄 Mau di baca silakan, engga juga gpp skip aja hehe ✌
