30-William Ronald
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
'Kok dia ada disini' batin Qiara mendadak gelisah.
Ia terus saja menatap ke arah William yang kini memang juga tengah menatapnya. Sampaikan Reana yang dari tadi memanggilnya pun menjadi heran.
Dan tanpa ia sadari objek yang menjadi tatapannya sedari tadi sudah ada dihadapan mejanya dengan senyum manisnya yang menampilkan lesung pipinya yang membuat semua siswa di kelasnya mendadak heboh kecuali Qiara dan Reana.
Namun kelas seketika menjadi hening saat cowok itu mendekati Qiara dan berbisik sesuatu ke telinganya yang hanya mereka berdua saja yang bisa mendengarinya.
"Kita ketemu lagi Qiara" bisik pria itu dengan suara beratnya.
Setelah itu ia melihat wajah Qiara yang saat ini menatapnya datar. Namun ekspresinya saat ini malah kebalikan dengan ekspresi Qiara yang menampilkan wajah dingin.
Tanpa disangka pria itu malah terkekeh yang mana membuat Qiara menatapnya sinis. Pria itu memang gila dan Qiara mengetahuinya.
Jadi sudah tidak heran lagi jika pria itu tiba-tiba melakukan sesuatu yang seperti itu. Qiara menatap pria itu muak saat ia tak kunjung pergi dari pandangan Qiara.
Ia sangat membenci dengan keberadaan pria dihadapannya ini. Kerna ada satu hal yang tak pernah ia ceritakan pada sesiapa bahkan abangnya sekalipun terjadi antara dirinya dengan pria gila dihadapannya ini.
Hal selain yang ia pernah disakiti secara fisik oleh William. Selain daripada itu ada hal yang lebih teruk terjadi yang tak akan pernah sekalipun Qiara melupakan.
Dan kini apa tujuan pria itu datang ke sekolahnya bahkan sehingga ke kelasnya. Ia tak tau dan sebisa mungkin ia tak mau lagi ada urusan dengan pria yang ada dihadapannya ini.
Ia menatap benci kearah William yang kini sudah mendapat tempat duduknya yang ada disamping jendela.
Dan hal itu buruk untuk Qiara kerna pria itu duduk tepat dibelakang tempat duduknya. Entah apa motif pria itu duduk di belakangnya.
Ia harap jika kedatangan pria itu ke sekalahnya bukanlah hal buruk kerna ia tak mau ada kejadian buruk yang berlaku kepadanya lagi.
Sesungguhnya ia masih saja trauma dengan pria yang bernama William Ronald itu. Namun kerna Rasa bencinya yang lebih mendominasi makanya ia berani untuk menatap dingin kearahnya tadi.
"Ra lo gakpapa kan?" tanya Reana saat melihat Qiara yang masih saja menampilkan tatapan datar plus dingin andalannya.
Meskipun ia selalu melihat Qiara yang menatapnya datar namun tetap saja jika melihat Qiara yang seperti itu rasanya kayak aneh gitu.
Dan yang membuatnya khawatir adalah saat siswa baru yang dikenali namanya William Ronald itu mampu membuat perhatian Qiara beralih kepadanya.
Padahal sebelum ini Qiara mah bodo amat saja jika ada anak baru hang datang ke kelas mereka bahkan sekolah mereka seperti Malven contohnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomanceMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)