40-Melakukan Rencana
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
Saat ini Qiara dan Zean sedang bergandengan tangan menuju ke arah rooftop. Hari ini mereka akan menyelesaikan semua masalah yang diperbuat oleh cowok gila itu.
Yah, sebut saja cowok gila kerna identitasnya kan belum diketahui, hehehe!
"Udah siap kan semuanya. Perakam juga udah kan?" tanya Qiara memastikan agar rencana yang mereka sudah susun berjalan dengan lancar.
Mereka semua yang ada disana mengangguk. Lalu setelahnya mereka semua bersembunyi agar cowok gila itu tak menyadari agar ada yang nguping pembicaraan mereka dan tak curiga jika semua ini sudah dirancang.
Qiara menatap lurus pemandangan didepannya. Menunggu cowok gila yang diketahui mempunyai obsesi padanya. Bukan ia tak tau siapa cowok itu.
Bahkan ia memang sudah merasa ada yang tak benar tentang nya sejak pertama kali bertemu. Cara ia memandang Qiara saja sudah aneh.
Ceklek
Pintu rooftop terbuka menampilkan seorang cowok dengan senyuman manisnya. Ia menatap senang kearah Qiara. Bahkan Qiara bergidik jijik melihat senyuman itu.
"Hai Ra, kenapa lo manggil gue kesini. Dan hal penting apa yang mau lo bincangin ama gue?" tanya cowok itu masih menatap Qiara dengan tatapan suka atau bisa disebut sebagai obsesi.
"Iya emang ada, dan sebelum itu gue mau lo ngomong jujur kalo gue nanya ngerti?" soal Qiara dengan dingin.
Cowok itu mengangguk kaku. Ia merasa kalau ada yang tidak beres dengan Qiara namun ia tak tau.
"Lo suka sama gue, Malven?" tanya Qiara.
Ya, cowok yang mempunyai obsesi gila itu pada Qiara adalah Malven. Siapa sangka cowok kalem yang dibilang Reana itu sifat sebenarnya seperti ini.
Bisa aja kalo dia emang punya banyak topeng yang dipake. Seperti Dara contohnya.
"Gu-gue enggak suka"
"Jawab jujur Malven!" Sentak Qiara memotong ucapannya.
"Iya gue emang suka sama lo kenapa. Lo mau pacaran sama gue?" tanyanya dengan raut wajah senang.
Padahal ia sudah tau jika Qiara dan Zean pacaran eh lebih tepatnya menikah sih. Qiara yang mendengar itu menjadi bertambah jijik kepada Malven.
"Gak tapi gue cuman mau lo berhenti ngenganggu gue sama pacar gue. Lo tau kan kalo gue sama Zean pacaran. Gue gak mau ada sesiapa yang ngenganggu hubungan kita lagi" ucap Qiara yang membuat Zean yang mendengarnya sedikit salting.
Bisa-bisa nya dia salting di waktu yang seperti ini. Gila memang!
Seketika Malven yang mendengar itu mengeraskan rahangnya pertanda amarah. Ia sangat tak suka jika ada cowok selain dirinya yang bisa dekat dengan Qiara.
"Gak gue gak mau!" serunya marah.
Mukanya memerah dan tangannya terkepal erat sehingga otot tangannya telihat. Qiara hanya menatap datar kearah Malven yang sedang menahan amarahnya agar tak meledak dihadapan cewek kesayangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomantikMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)