41-Sagara
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
"Dunia serasa milik berdua ya padahal masih ada kita semua loh disini. Gak ngehargain para jomblo banget!" Ucap Leon kesal saat keluar dari tempat persembunyiannya yang juga bersama dengan Zean tadi.
Bersamaan dengan itu Reana, Dara, Sagara dan William juga ikut keluar. Yah, William ternyata ada juga.
"Suka-suka gue dong kan kita udah nikah. Siapa suruh gak punya pacar yang lain punya tuh . Ye kan lo aja yang terlalu buriq sampe gak ada cewek yang mau dekatin" hina Zean sambil tertawa puas menistain sahabatnya yang satu itu.
Padahal mah Leon punya banyak penggemar!
Leon yang mendengar itu menatap Zean datar. Jika menghina orang memang Zean lah pemenangnya. Kadang ia suka heran juga dengan Zean. Darimana ia mendapat sikap yang buruk itu. Padahal orang tuanya saja sikapnya baik tuh. Anak angkat kali ya hahaha!
"Enggak ya buktinya si William yang tampangnya ganteng juga gak punya cewek" kilah Leon menafikan.
"Eh enggak ya gue itu udah punya cewek. Lo aja yang gak tau" ucap William menafikan ucapan Leon.
"Emang ada yang mau sama cowok gila kek lo?" Ceplos Zean.
Seketika tawa Leon mengudara meliat tatapan datar William yang mengarah ke Zean. Memang ya Zean gak disaring dulu ucapannya. Main ngomong aja!
Qiara yang mendengar ucapan suaminya yang itu mencubit pinggang Zean.
"Syhh, aduh sakit Qia kok Ali dicubitin sih. Harusnya kamu itu meluk aku bukannya nyubit aku" ucap Zean dengan wajah cemberutnya.
Qiara yang melihat itu bukannya merasa kasihan malah ia menambah lagi cubitan pada pinggang Zean. Mereka semua yang ada disana tertawa melihat wajah Zean yang seolah tersakiti.
Padahal mah biasanya suka nyakitin. Tau rasa dia!
"Jadi dia gimana?" tanya Sagara mulai serius.
Suasana pun menjadi serius.
"Gue udah ngarahin anak buah gue buat kesini terus hantar aja dia ke polisi. Langsung buktinya dikasi. Kalo Kali ini dia terlepas lagi gue yang bakalan ngurung dia sendiri" ucap Zean dengan seringai nya diakhir.
Mereka semua yang melihat itu merasa sedikit horor dengan seringaian Zean itu. Namun tidak dengan Qiara. Ia malah merasa jijik dengan Zean.
"Udah buruk mukanya kalo dibuat kek gitu" hina Qiara yang membuat Zean lagi-lagi cemberut.
Memang hanya Qiara lah yang bisa menistakan Zean.
"Akhirnya semua udah berakhir. Ya Allah Dara syukur banget" batin Dara senang.
Setelah itu mereka pun keluar dari rooftop itu saat Malven juga sudah dibawa pergi oleh orang kepercayaan Zean.
Tanpa disedari ada seorang cowok yang menatap Dara dengan tatapan cintanya.
"Kali ini gue benar-benar gak bakalan lepasin lo lagi, Dara Melia" batin cowok itu yang entah siapa namun pastinya bukan Zean kerna ia mah sudah bucin sama Qiara.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomanceMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)