50-The Real Happiness ♥️
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
Seminggu telah pun berlalu dan kini Qiara dan Zean sudah pulang ke negara asal mereka yaitu Indonesia. Qiara sangat merindukan anaknya yang satu itu siapa lagi kalo bukan Zeon-nya.
"Aaa anak mommy kangen banget sama kamu" pekik Qiara senang saat melihat anaknya itu.
Dan kini Zeon yang tadi digendong oleh Sari diserahkan kepada Qiara. Qiara langsung saja memberikan ciuman bertubi-tubi kepada Zeon untuk melepaskan rasa rindunya pada anak kecil itu.
Zeon yang diperlakukan seperti itu tertawa senang. Sari dan Bara menatap bahagia kearah mereka berdua.
"Yaudah kita berdua pulang dulu ya" pamit Sari dan Bara.
"Iya bunda, papa makasih ya udah jagain Zeon" ucap Qiara tulus.
"Gakpapa kan Zeon itu cucu kesayangan kita" saut Sari sambil mencubit pipi Zeon gemas.
"Yaudah kita pergi udah sore juga. Dah nanti ketemu lagi ya" pamit Bara melambaikan tangan kepada Qiara dan Zean lalu dibalas juga oleh mereka berdua dengan senyuman yang ikut menghiasi.
"Gimana nih Zeon kangen gak sama mommy?" Tanya Qiara sambil masuk kedalam rumah mereka.
"Hehehe iya mom Eon uga angen ama mom" ucap Zeon dengan suara cadelnya saat mereka berdua sudah duduk di sofa dengan Zeon duduk dipangkuan Qiara.
"Daddy nya gak kangen nih?" Tanya Zean saat sudah duduk di samping Qiara.
Zeon tertawa lucu melihat daddy nya itu.
"Daddy!" Serunya.
Zean tersenyum manis kepada anaknya itu.
"Kangen gak sama daddy?" Tanya Zean sekali lagi.
Zeon mengangguk semangat. Ia setiap hari mencari dan menanyakan apakah daddy dan mommy nya sudah pulang. Setiap malam juga ia menangis merindukan mereka berdua.
Qiara yang diberitau keadaan anaknya itu merasa sangat khawatir dan sempat berencana untuk pulang namun karena dibujuk oleh Zean mereka tak jadi pulang.
"Iya Eon angen anget ama mom ama dad. Kalian napa pulang na telat anget?" Tanya Zeon cemberut.
"Namanya juga kan liburan sayang yah pastinya lama lah" jawab Zean yang diangguki oleh Qiara.
"Iya nanti kapan-kapan kita ke luar negri juga" tambah Qiara.
"Tapi napa Eon nda dibawa uga. Kalian gak uka ya ada Eon?" Tanya Zeon dengan wajah sedihnya.
"Ya enggak gitu cuman kalo nanti ada Zeon gimana coba adeknya dibikin. Katanya Zeon mau punya adek kan?" Ucap Zean yang membuat Qiara melotot kepadanya.
Astaga, apa-apaan Zean ini memberitau hal seperti itu kepada Zeon. Kalau dia menanyakan hal Yang lain bagaimana? Kan ribet jadinya!
"Iya Eon mau unya adek tapi emang napa halus beldua. Kalo ada Eon emang nda bisa?" Tanya Zeon polos.
"Iya harus berdua kalo ada Zeon kan nanti ngenganggu soalnya-"
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomanceMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)