49-Kado Spesial
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
Tiga tahun setelahnya...
"Kamu mau ngasih kado kerna apa? Ultah aku udah berlalu loh!" ucap Qiara heran saat Zean tiba-tiba berkata ingin memberikannya kado spesial.
Zean pagi-pagi tadi lagi udah membangunkannya dan berkata bahwa ia ingin mengajak Qiara berjalan-jalan lalu berkata lagi bahwa ia akan memberikan Qiara kado yang spesial.
Sudah berkali-kali ia bertanya kepada Zean namun pria yang sudah mempunyai seorang anak itu tidak menjawabnya.
Mana anaknya yang kini sudah berusia tiga tahun itu dititipkan kepada bunda nya Zean.
Qiara sempat heran dan bingung mengapa mereka tak membawa anak mereka sekali. Kan hanya pergi sebentar saja dan juga didalam kota saja.
Kini mereka sedang berada didalam mobil. Dan Qiara yang dari tadi memerhati jalanan kota Jakarta yang sangat sibuk dengan dipenuhi mobil mulai sadar bahwa mereka akan ke bandara.
"Kita ngapain ke bandara? Mau ngejemput siapa?" Tanya Qiara.
Lagi-lagi Zean hanya tersenyum menanggapi ucapannya membuat Qiara kesal saja. Berasa seperti berbicara sama tembok saja. Padahal selalunya Zean yang akan mengoceh dan ia hanya diam mendengarkan. Namun mengapa hari ini menjadi kebalikannya.
Memang ya rasa kekepoan Qiara itu sudah tak tertolong.
Merasa tak ada kerja yang ia bisa buat di mobil Qiara tidur. Lagian jika tidak tidur ia akan merasa bosan mana Zean dari tadi tak menganggap langsung ucapannya.
"Lah tidur?" Gumam Zean saat melihat Qiara yang sudah tertidur dengan dengkuran halusnya.
Ia menatap Qiara dengan tatapan sayangnya.
"Gemes banget dari tadi ngomong aja. Mau langsung gigit aja. Untung masih bisa nahan" gumam Zean terkekeh geli mengingat kelakuan Qiara tadi.
Setelah menempuh berpuluh minit di jalalan akhirnya mereka pun sampai di bandara. Zean yang meliat Qiara masih tertidur membangunkannya dengan menepuk pelan pipi Qiara.
"Qia bangun sayang, kita udah sampai" ucap Zean lembut pada Qiara.
Qiara seketika terbangun dan langsung mengerjapkan matanya.
"Udah sampai ya?" Tanya Qiara polos membuat Zean mengangguk lalu menyubit pipi Qiara yang agak tembam gemas.
"Ih apaansih main nyosor aja" protes Qiara kesal tak suka namun hanya dibalas senyuman manis oleh Zean.
"Yuk turun!" Ajak Zean menggengam tangan Qiara lembut membawanya keluar mobil.
Lalu ia beralih ke jok belakang untuk mengambil sesuatu.
"Kamu mau ngambil apa lagi?"
Namun Qiara tercengang saat melihat isi yang dikeluarkan oleh Zean dari jok mobil.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomanceMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)