33-Penjelasan
Please Vote Before Reading. Thankyou!
•
•
•
"Jelasin!" titah Qiara dengan aura dingin yang mampu membuat Reana yang ada dihadapannya menjadi sedikit... takut.
Aura di ruang keluarga apartmen Zean kini sangat mencengkam. Dengan aura dingin yang Qiara keluarkan membuat semua orang yang ada disini menjadi sedikit takut.
Reana menatap Vero meminta pertolongan. Ya, Vero juga di suruh untuk datang kesini dengan alasan Qiara kangen namun siapa tau malah yang terjadi adalah di luar ekspetasinya.
Dan hal yang ia tak pernah menyangka bahwa Qiara mengetahui hubungannya dengan Reana. Tidak, Qiara tidak marah dengan hubungan mereka. Bahkan ia sangat senang jika mereka pacaran.
Namun ia hanya sedikit kesal saja kerna mereka berdua, orang terpenting dihidupnya merahsiakan hal sebesar dan sepenting ini darinya. Ia merasakan kalau ia tak penting bagi mereka berdua.
Dan yah ia hanya ingin mengusili mereka berdua saja. Siapa suruh pake acara merahsiakan segala. Ia kan jadi kesal!
"Emm, Ra kamu tenang dulu yah. Kita bakalan jelasin ke kamu pelan-pelan" ucap Vero.
"Hmm" gumam Qiara.
Ia bersidekap dadanya menanti ucapan dari mulut dia orang yang saling berdampingan dihadapannya dan Zean.
Sesekali ia juga meliat ke arah Zean untuk meliat reaksi cowok itu. Ia sedikit curiga juga dengan Zean kerna ia sepertinya tak terkejut sekalipun saat ia memberitau tentang hubungan rahsia mereka berdua.
Apa hanya ia saja yang tau tentang hubungan mereka berdua disini. Hah, memikirkan itu membuat ia bertambah kesal saja.
Ingin rasanya ia mencabik-cabik satu-satu muka mereka saat ini. Huh, memang kalau Qiara sedang kesal rasanya ingin mencabik-cabik wajah orang, serem banget ya!
Zean yang seperti ditatap lekat oleh Qiara menyengir kepadanya.
"Hehehe tenang Qia, dengerin dulu apa yang mau mereka jelasin" nasihat Zean.
Lalu Qiara pun menatap kembali ke arah Reana sang sahabat dan Vero, abang kesayangan. Masih menunggu penjelasan dari mereka namun sampai saat ini mereka masih saja mendiamkan diri.
Huh bertambah kesal saja!!
"Kita emm sebenarnya baru aja pacaran Ra. Sekitar sebulan maybe" jelas Reana meringis takut saat melihat tatapan Qiara yang semakin menajam seperti ingin membunuh mereka saja. Jika matanya bisa mengeluarkan laser sudah dipastikan Reana akan mati saat itu juga.
"Dan kalian gak kasitau gue. Bang Vero juga?" tanya nya jengkel.
"Maaf Ra, abang cuman malu aja kalo kasitau kamu. Lagian sih abang juga takut kalo kamu gak suka abang pacaran sama Rea" terang Vero.
Seketika keadaan menjadi hening. Vero dan Reana menjadi bertambah takut saat melihat Qiara yang tak bereaksi setelah mendengar ucapan Vero.
"Emang nya kenapa takut?" tanya Qiara.
"Kerna kan Rea itu sahabat kamu jadi takutnya kamu-"
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeanAra Love Hate [End]
RomantikMereka adalah sosok manusia yang punya sifat saling bertolak belakang. Sama ada Zean maupun Qiara, masing-masing gak suka satu sama lain. Pantang lagi kalo bertemu, ada aja yang diperdebatkan. Zean itu menyebalkan, bagi Qiara. Dan Qiara itu membosan...
![ZeanAra Love Hate [End]](https://img.wattpad.com/cover/324964333-64-k561738.jpg)