Pukul tiga sore yang tak ramah.
Angin itu berhembus lebih cepat dari biasanya, daun yang ia bawa untuk jatuh ke tanah juga lebih banyak daripada biasanya.
Matahari tidak tampak di langitnya, mungkin enggan muncul, atau mungkin sudah lelah berada di garis edarnya.
Sama lelahnya dengan dua lelaki yang kini berhadapan di depan sebuah pusara geming.
Tak berujar, tak bersuara, hanya mengijinkan suara napas mereka masing-masing mengisi kekosongan yang ada.
Yang Dante pahami, dua jam lalu, Sagara tiba-tiba menghubunginya, ajakan untuk bertemu diterimanya. Dan ditempat ini pada akhirnya mereka bersua.
Tempat yang, sejak awal Dante harapkan untuk menyelesaikan semuanya.
"To the point, lo kenal Bang Nathan?" Tanya Sagara pada akhirnya.
Dante berdecih, lalu mendengus dengan sedikit seringai tawa yang menyembul dibalik wajahnya yang memandang remeh cowok di hadapannya itu.
Kata 'lo' itu mengisyaratkan banyak hal, dan kemungkinan pertama adalah bahwa Sagara sudah mengetahui segalanya, entah dari siapa. Mungkim sang papa.
"Kenal. Kenapa? Papa lo udah cerita?" Tanya Dante.
"Sejak kapan?"
"Nggak usah dari situ deh, kejauhan. intinya lo mau nanya soal kematian kakak lo kan? Soal papa lo yang nuduh gue sebagai penyebab kematian Nathan? Iya? Gue udah tau, dan gue nunggu momen ini." Ujar Dante.
Sagara terbelalak,
Bagaimana Dante bisa tahu?
"Terserah, terserah kalo papa lo, bahkan lo sendiri masih terkurung sama spekulasi itu. Intinya kematian Nathan nggak ada gunanya."
"Papa lo, dan lo nggak akan pernah sadar bahkan setelah Nathan meninggal!" Ujar Dante.
"M...maksudnya?"
"Lo masih nggak tau? Siapa yang sesungguhnya bertanggungjawab atas kematian Nathan disini? lo. Lo Sagara."
Hujan.
Basah.
Petir bersahutan.
______
Saturn with manager (5)
Mark
Gue ga bisa reach out Sagara
Gue takut salah ngomong
Media pada ngehubungin gue
Direktur udah turun tangan
Haikal
Anjing anjing
Sagara kemana si?
Tolol bangsat
Nggak ngerti apa situasinya gimana
Ajun
Yan? @Jehian
Jehian
Nggak bisa gue juga
Gue nggak ketemu Sagara dari tadi
Ajun
Goblok anjing
Udah deh bang Mark confirm aja semuanya tai
Yang susah juga dia
Haikal
Duh susah
Nama Saturn kebawa anjing masalahnya
Kite-kite kan juga tau dia nikah
Ni masalahnya fans juga ngamuk
Ada tagar nyuruh Sagara out Saturn juga
Rame banget anjing di twitter gue aja pusing buka twitter
Jehian
Gue ke rumahnya aja apa gimana ni enaknya
Ajun
Rumah yang mana??
Jehian
Rumahnya yang deket studio tu ada orangnya apa kaga
Ajun
Ujan ege di luar
KAMU SEDANG MEMBACA
Unwanted, Wound
FanfictionSagara tidak mengharapkan Arina di kehidupannya begitu pula sebaliknya, namun tidak ada yang tahu bagaimana skenario ini berakhir pada akhirnya. ______ menangis di jalan pulang (1:38 - 2:18) -was aksaramantra-
