✨CHAPTER 45

1.1K 20 0
                                        

45-Before End

Please Vote Before Reading. Thankyou!



Saat ini Qiara dan Zean sudah pindah ke rumah baru mereka. Mereka sedang bersantai di hujung minggu mumpung tak pergi kemana-mana.

Tadinya Zean ingin mengajak Qiara pergi berjalan kemana saja namun bumil yang satu ini menolak dengan alasan mager alias malas gerak.

Bahkan ia dari tadi tak pergi ke mana-mana selain hanya berbaring saja di kasur empuk nya. Dengan Zean yang dari tadi memeluknya sambil mereka menonton drama Korea.

Entahlah Qiara sangat malas untuk beraktivitas hari ini. Sekadar untuk makan saja pun ia malas. Untung Zean bersabar menghadapinya.

"Zean aku kangen bang Vero sama Ana juga. Boleh gak nyuruh mereka kesini?" Pinta Qiara.

"Tapi nanti kamu gak mau gerak, masa mereka masuk ke kamar kita sih" ucap Zean yang ada benarnya juga.

"Yaudah nanti aku gak malas-malasan lagi deh. Eh sekalian aja deh panggilin mereka yang lain. Aku bosen soalnya sekalian aja perkumpulan sebelum mereka semua berangkat ke tempat mereka kuliah. Nanti kan gak bisa kumpul bareng lagi" ucap Qiara dengan nada sedihnya di akhir.

Zean tersenyum lembut mendengar penuturan Qiara. Ia tau jika Qiara sebenarnya masih ingin untuk berkuliah namun apalah dayanya, Qiara sangat takut jika ia sampai mengabaikan anak mereka nanti.

Ia hormat dan akan mendukung apapun keputusan Qiara selagi itu membuatnya senang dan masih wajar aja.

"Yaudah aku call mereka. Kamu siap-siap aja dulu nanti aku nyusul" suruh Zean.

"Oke" sautnya.

°°°

"Ih Leon itu gue punya kok diambil sih. Vero liat itu dia ambil punya aku" rengek Reana pada Vero yang duduk disebelahnya.

Vero terkekeh lucu saat melihat wajah pacarnya yang cemberut mengadu padanya kerna makanannya diambil oleh Leon sang usil.

"Iya-iya nanti aku ambilin yang baru deh" ucap Vero menanggapi.

"Beneran ya?" Tanya Reana memastikan.

Vero mengangguk.

Sementara Leon yang menjadi penyebab Reana merengek kerna makanannya diambil tadi menatap jengah semua orang yang tengah sibuk mengumbar kemesraan bersama pasangan masing-masing.

Mentang-mentang ia tak eh belum punya pasangan mereka seenak jidatnya membuatnya cemburu. Ia kan jadi ingin punya pasangan juga

Tapi ia harus sabar menunggu Farah untuk dilamarnya. Ia akan selalu menunggu cewek itu selagi ia belum nikah.

Zean yang melihat wajah miris Leon segera mentertawakannya.

"Hahaha kasian banget gak punya pasangan. Makanya kalo jadi cowok itu gak usah jual mahal lo. Sok-sokan semua cewek ditolak nah ujungnya kan sendiri" ejek Zean.

"Diem deh lo gak usah sok tau" kesal Leon lalu melempar kacang yang sedang ia makan ke Zean namun malah terkena sasaran, Qiara yang terkena.

ZeanAra Love Hate [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang