*****
back to reality.
Setelah menjelaskan semuanya,suasana menjadi hening dan hanya diisi dengan suara tangisan bersalah Aulia.
"Wahh gue ga nyangka sama Charlotte. Anjing bgt ya dia! Kalau ada dia disini rasanya pengen gue geplak deh" tutur cizze seraya meremaskan tangannya kuat.
"Yakin Lo berani? Charlotte hantu loh" ucap zila.
"Bodo amat,mau dia hantu,mau dia Monster,kalau udah bikin gue kesal. Dia tetap jadi incaran gue"
Anes menatap Aulia yang masih menangis.
"Trus? Sekarang gimana? Lo ga bertemu dengan kakak Lo?" Tanya Anes dengan nada tersirat kekesalan.
Aulia terdiam. Ia menggelengkan kepalanya. "Charlotte bohongin gue. Waktu gue nanya soal itu,dia malah ketawa dan bilang kalau gue gampang di kendaliin"
"Lo emang goblok! Udah tau kakak Lo udah meninggal,ya pasti gak bakal bisa ketemu lagi lah!" Ucap Anes. Saat ini ia merasa ingin memaki Aulia.
Vara menatap kesal Aulia. "Lo ngelakuin itu gara-gara Lo mau hidup lamah juga kan? Haha,menurut gue orang termunafik dan bodoh di dunia ini, itu Lo Aulia! Karena rasa ingin menang sendiri di diri Lo itu sampai bisa ngelakuin hal yang fatal banget! Lo tau,karena sifat Lo itu,nyawa teman kita hilang! Rasa setia Lo sama teman-teman Lo hilang. Bahkan,rasa kepercayaan Lo sama tuhan juga udah hilang sekarang"
"Mana Aulia yang dulunya adalah gadis yang tidak percaya dengan perkataan setan dan lebih percaya dengan ajaran Tuhan? Bahkan Lo yang sekarang aja udah buka aurat. Jalan pikir Lo gimana sih? Gue benar-benar bingung sama Lo. Udah tau kalau orang yang udah meninggal itu gak bakal bisa dihidupin lagi,tapi Lo malah percaya dengan perkataan setan. Terus, Charlotte bilang kalau kita semua akan mati,dan lo gak? Lo mau abadi? Hidup selamanya di dunia ini? Gak bakalan bisa Aulia..dunia ini hanya sementara. Kita kekalnya di akhirat. Lo ngelakuin hal ini malah mengantar ke jalan yang salah. Lo kesal karena launa buka aib Lo? Iya tau,dia memang salah. Tapi lihat diri Lo! Lo yang duluan bongkar aib dia kan! Sadar Aulia! Sadar! Siapa Yang temanin Lo waktu Lo dapat hukuman dari Bu syera? Launa kan. Ingat,siapa yang pernah ngorbanin dirinya karena ngehalangin Lo biar gak kena bola waktu murid kamar sebelah main basket. Launa kan? Sampai dia di rawat di ruang kesehatan tiga hari karena kepalanya yang terbentur. Lo benar-benar ga tau cara balas Budi. Huft..baru kali ini gue bicara sebanyak ini"
Vara menangis. Mulutnya pegal.
Lena menepuk-nepuk pundak vara.
Mendengar itu Aulia semakin diselimuti rasa bersalah. "Hiks..g-gue tau. Gue menyesal var. Kalau bisa gue mau putar balik waktu aja. Gue mau ulang semuanya. Atau gak gue mau bertemu dengan launa. Gue mau minta maaf. Gue benar nyesal. Gue tertipu dengan perkataan setan. Maaf maaf maaf. Gue minta maaf ke kalian. Sekarang gue udah jadi pendosa. Gue ngelakuin hal yang fatal banget. Gue udah lupa sama tuhan semenjak gue bersekongkol dengan setan. Maaf. Hiks"
Kini suasana sedang pecah. Gadis-gadis itu semuanya menangis Di tengah hutan yang gelap dan sunyi ini.
Lena menghela nafas berat dengan tangisan yang masih pecah. "Udahlah, sekarang kita harus cari cara untuk bisa keluar dari sini dan pergi ke Malanial" ia bangun dari duduknya. "Ayo bangun! Sudahi tangisan kalian. Kita harus keluar dari sini biar bisa cari tau maksud dari semua ini"
Mereka semua bangun dari duduknya dan mengusap pipi mereka yang basah.
"Jadi sekarang kita harus kemana?" Tanya zila.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALAM LAIN! (End)
HorrorUDAH END!! ~ Menceritakan tentang sebelas gadis remaja yang tinggal dalam sebuah asrama perempuan yang begitu megah. Sampai pada suatu hari,mereka berencana untuk mengunjungi sebuah asrama dimana tempat itu menyimpan banyak misteri. Namun, peristiwa...
