BAGIAN SEBELAS

107K 4.3K 192
                                        

Shazana berbalik badan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Shazana berbalik badan. Sialan dia malu banget. Tadi dia dipaksa Viola buat bikin Tiktok, sebenernya anaknya udah ngajakin Shazana dari minggu lalu buat bikin. Tapi Shazana selalu nolak dengan alasan 'mager' tapi Viola gak nyerah juga. Sampe akhirnya Shazana mau.

Yang bikin Shazana malu itu ternyata dari awal sampe akhir dia nggak engeh kalo ternyata diliatin Gevano dan komplotannya. Mereka berdua emang bikinnya di koridor, kata Viola biar pencahayaannya bagus. Shazana mau-mau aja ya karena dia pikir sepi, soalnya emang lagi jam nya kbm. Kelas dia doang yang kebetulan gurunya nggak masuk jadinya jamkos. Dia nggak tau kalo kelas sebelah, yaitu kelasnya Gevano juga lagi nggak ada guru.

"Malu si Nana apa gimane?" Janu cekikikan ngeliat Shazana yang langsung ngibrit masuk kelas.

Beda sama Viola yang santai aja. Dia malah kaya nggak peduli kalo diliatin. Anak itu malah lanjut bikin video. Katanya mumpung cahayanya mendukung.

"Piola."

Yang dipanggil langsung nengok. Dia angkat dagunya. "Apaan?"

"Ikut apa gue bikin Tiktok." Janu menghampiri, diikuti Athala yang juga tertarik.

"Jir gebetan gue anying." Glen tak terima start nya dicuri. Langkah lebarnya menghampiri ketiganya.

Sedangkan Gevano lebih memilih masuk ke kelas sebelah. Menghampiri Shazana yang saat ini pura-pura tak melihat kehadirannya.

Oh iya jangan tanya Rey kemana. Anak itu tadi dipanggil Bu Tarni, entah untuk apa.

Gevano mendudukkan dirinya disamping Shazana. Duduk ditempat Viola.

"Kok kabur sih Na?" Gevano colek dagu Shazana.

"Ck. Diem ah."

Gevano tertawa, tapi ketawanya kaya ngeledek. Shazana kesel banget dengernya.

"Paha gue sakit tau." Gevano tiba-tiba berucap. Yang dia maksud itu cakaran Shazana dipahanya tempo lalu, waktu diapartemenya.

"Kan udah minta maaf gue nya."

"Ya kan masih sakit. Emang maaf doang cukup?" Songong Gevano menatap Shazana.

Shazana berdecak sebal. "Yaudah sini gue obatin. Buka celana Lo."

Padahal Shazana tidak serius mengatakan itu, tapi melihat Gevano yang sudah ancang-ancang seperti ingin membuka celana, Shazana memelototinya.

"Bercanda cupanggg."

"Ya gue juga bercanda. Gila aja gue buka beneran. Aset Lo kan ini." Gevano gencar menggoda.

Shazana melirik sekitar. Takut ada yang denger, terus berasumsi macam-macam. Si cupang ini kadang kalo ngomong suka nggak difilter.

"Lo ngapain sih disini? Balik sana ke kelas."

"Anjir diusir gue." Ucapnya dramatis.

"Ada ge lu yang gua usir. Ngapain lu disini, sekolah Grandpa gue ini." Gevano tarik pipi Shazana.

GEVANO [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang