BAGIAN TIGA PULUH SEMBILAN

80.7K 3.1K 125
                                        

Ujian sudah selesai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ujian sudah selesai. Tandanya weekend ini bisa dipakai untuk istirahat dari segala macam materi pembelajaran.

Gevano turuti semua maunya Shazana hari ini. Anggap saja sebagai reward karena perempuan itu sudah berhasil mengerjakan soal-soal ujian dengan baik.

Shazana hanya ingin berkeliling Jakarta naik motor. Sederhana memang, tapi bahagianya luar biasa. Apalagi ketika Gevano menuruti dengan sabar maunya Shazana yang sering kali menyuruhnya melimpir untuk membeli jajan.

Dan terakhir Shazana meminta ke toko aksesoris. Jika kekasihnya itu sudah meminta ke sana, tandanya ia harus menyiapkan kaki lebih kuat lagi untuk membuntuti si pendek ini berkeliling yang pasti tak hanya se-jam dua jam.

Memasuki toko aksesoris hembusan nafas berat Gevano terdengar Shazana. Perempuan itu menoleh padanya dengan bibir melengkung kebawah.

"Kamu gak mau ya?"

Gevano balas tatapan Shazana. Memaksakan bibirnya untuk tersenyum tulus. "Mau sayang."

"Bener?"

Gevano mengangguk mantap. Kemudian langkahnya mengikuti Shazana dari belakang. Bagai anak ayam yang takut kehilangan induknya, Gevano mengikuti dari belakang.

Sampai di depan rak kunciran, Shazana berhenti. Memilih kurang lebih sepuluh menit.

"Ini, atau yang ini?" Shazana ambil dua kunciran berwarna senada. Beda nya yang satu sedikit berbulu dan satunya lagi polos seperti kunciran biasa.

Gevano amati sebentar. Padahal bisa saja dia menyuruh Shazana untuk mengambil dua-duanya, tapi pasti kekasihnya itu akan marah. Karena Shazana hanya mau Gevano memilih satu. Perempuan itu bilang Gevano harus bisa memilih, tak boleh dua-duanya!

"Ini bagus. Kunciran kamu yang bulu-bulu kaya gini kan belum ada warna ini." Tunjuknya pada kunciran bulu.

Shazana mengangguk menyetujui. Kemudian menaruh kunciran yang tadi Gevano pikih pada keranjang kecil yang lekaki itu bawa. Nah ini, tugas Gevano selain menjadi 'pemberi saran' lelaki itu juga bertugas membawakan belanjaan Shazana.

Berjalan sedikit sampai di depan jejeran jepitan-jepitan lucu. Shazana menoleh ke belakang. Menarik sedikit lengan Hoodie yang Gevano kenakan.

"Kamu bantuin pilih."

Gevano mengambil jepitan bintang berwarna merah muda. "Ini suka?"

"Jangan yang pink. Aku udah punya kan. Yang biru aja."

Ambil satu.

"Ini lucu dah yang. Bentuk kodok." Gevano terkekeh geli setelah mengatakan itu.

"Kodok matamu! Kelinci itu."

"Mirip kodok ah. Lucu tapi, beli ya?"

Shazana mengangguk. "Satu aja."

Gevano malah mengambil lima jepitan kelinci yang tadi dia bilang kodok.

GEVANO [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang