• 𝐒𝐐𝐔𝐄𝐋𝐋 𝐆𝐄𝐍𝐙𝐎 •
❌ DILARANG KERAS PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN ‼️
-
Perihal jatuh cinta semesta jagonya curang. Mempertemukan dua hati tanpa rasa lalu memisahkannya saat hati itu sudah sepenuhnya terpaut.
Gevano Zalahein Allyson-yang belum...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tak terasa hari begitu cepat berlalu, kemarin rasanya Gevano, Shazana dan Samudra baru saja mendaftar tapi hari ini sudah pengumumannya.
Dengan posisi duduk yang sama mereka menghadap laptop. Merapalkan doa dalam hati berharap hari ini hari keberuntungan.
"Gue duluan nih?" Samudra bertanya pada sepasang kekasih yang saling mendekap itu.
Shazana mengangguk, mempersilahkan Samudra untuk jadi yang pertama melihat.
Belum Sempat Samudra mengklik, bel apartemen Gevano berbunyi dengan tak sabaran. Jika sudah seperti itu Gevano tahu siapa pelakunya. Dengan malas dia melepaskan pelukannya dengan Shazana, berjalan kearah pintu lalu membukanya dengan malas.
Kan benar saja, yang datang adalah teman-teman Gevano dan dua teman Shazana.
"Lo udah liat Gep? Lolos gak?"
"Diterima pasti kan? Gue percaya Lo Gep."
Gevano menutup pintu terlebih dahulu. "Gue belum buka."
"Jadi gue yang deg-degan bangsat." Ucap Janu dengan tangan memegang dada.
Gevano membawa mereka semua untuk menemui Shazana dan Samudra. Dan Viola langsung berhambur kepelukan Shazana.
"Gue doain Lo dari semalem Na. Gak putus doa gue buat Lo."
Shazana tersenyum hangat. Pelukannya dengan Viola semakin mengerat.
"Lo sama Raga gimana?"
Viola dan Raga berbarengan menunjukkan layar ponselnya pada Shazana. Iya, mereka diterima di kampus yang sama.
"Sumpah? Selamat ya!" Shazana langsung peluk kembali Viola yang kali ini Raga ikut menyempil tapi langsung ditarik Gevano menjauh. Enak aja ikut pelukan sama ceweknya!
"Pelit banget lu ikan!" Dumel Raga.
Gevano tak menggubris, kembali dia ambil posisi disebelah Shazana. Satu tangannya melingkar di pinggang Shazana.
"Lo belum buka Sam?" Athala bertanya pada Samudra yang nampak gelisah.
Janu mengangguk, "Sama kaya Raga, Piola. Satu kampus kita berempat."
Samudra terkekeh. "Akal-akalan si Glen ya biar bareng ceweknya?"
"Iye, bocah mulai bucin kaya si Gepano."
Glen dan Viola sudah resmi berpacaran setelah pulang dari acara prom night tempo lalu. Gak sia-sia selama ini Glen gombalin Viola pake gombalan buaya dia.
Samudra beralih menatap Rey yang sibuk dengan handphonenya. "Lo udah Rey?"
Rey menggeleng, berpindah untuk duduk dekat Samudra. "Bareng Sam."