• 𝐒𝐐𝐔𝐄𝐋𝐋 𝐆𝐄𝐍𝐙𝐎 •
❌ DILARANG KERAS PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN ‼️
-
Perihal jatuh cinta semesta jagonya curang. Mempertemukan dua hati tanpa rasa lalu memisahkannya saat hati itu sudah sepenuhnya terpaut.
Gevano Zalahein Allyson-yang belum...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hujan mengguyur sangat deras. Shazana dongakan kepalanya. Melihat bagaimana air hujan berlomba-lomba untuk turun.
Sudah jam setengah delapan malam. Dia baru selesai kerja kelompok. Teman-temannya satu persatu sudah pulang. Tersisa dirinya yang belum pulang.
Tadi Gevano yang mengantarnya kesini, lelaki itu berkata ingin menjemputnya ketika sudah selesai nanti. Tapi Shazana sudah meminta jemput dari dua jam yang lalu lelaki itu tak kunjung membalas.
Shazana coba menelpon Gevano kembali tapi tetap tak diangkat. Entah kemana lelaki itu sekarang.
Shazana memeluk dirinya karena merasa dinginnya hujan mengenai kulitnya. Dia masih memakai seragam sekolah. Dan Shazana lupa tak membawa jaket.
Kembali ia coba hubungi Gevano tapi tetap tak ada balasan dari lelaki itu. Gevano seperti hilang ditelan bumi. Di chat hanya ceklis satu, ditelpon tak diangkat. Shazana jelas khawatir, dia tak masalah jika Gevano tak bisa menjemputnya Shazana hanya butuh diberi kabar.
"Kak maaf belum dijemput ya? Nunggunya di dalam aja kak sama saya, diluar dingin."
Shazana tersenyum ramah pada pelayan perempuan itu. Mengikutinya dari belakang.
"Mau teh hangat kak?"
Shazana menggeleng, menolaknya dengan sopan. "Nggak usah mba, makasih ya."
"Yaudah. Saya izin ke belakang dulu ya kak. Kalo butuh apa-apa bilang saya."
Shazana mengangguk, kembali mengucapkan terimakasih untuk tawaran baiknya. Setelah pelayan perempuan itu berlalu, Shazana menghela nafas berat.
Dia lirik handphonenya untuk melihat siapa tau Gevano sudah membalas pesannya. Ternyata nihil tak ada satupun notifikasi dari kekasihnya itu.
Shazana coba hubungi nomor Ayah berniat meminta jemput.
"Halo Na, ada apa sayang?"
"Ayah sibuk? Lagi senggang gak yah?"
"Ayah baru selesai makan malam, ini mau lanjut periksa lagi sudah ada pasien nunggu, Nana mau apa sayang?"
Shazana tak mungkin meminta Ayahnya untuk menjemput disaat Ayah sedang sibuk.
"Oh nggak, Nana cuma mau ingetin Ayah makan malam. Ayah kan kalau sibuk pegang pasien suka lupa makan."
"Hahaha sekarang Ayah gak lupa Na. Kamu sudah makan belum ini? Sudah pulang kan dari kerja kelompok? Bilang Gev makasih dari Ayah ya sudah antar dan jemput anak Ayah hari ini."