BAGIAN DELAPAN BELAS

99K 4K 148
                                        

"Udah ya?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Udah ya?"

"Lima menit lagi."

Shazana menghela nafas. Gevano dari tadi juga bilang gitu, lima menit lagi terus. Tapi udah hampir setengah jam pelukannya nggak udah udah.

Shazana pasrah tubuhnya dipeluk Gevano. Mau berontak juga gak bisa, Gevano meluknya kenceng banget.

"Cupang laper. Udahan dongg."

"Bentar lagi Naaa."

"Dari tadi gitu terus. Ini jam istirahatnya abis kalo cuma buat pelukan terus!"

Gevano angkat kepalanya dari bahu Shazana. "Bentar lagi——"

"Gue beneran laper." Sela Shazana dengan tampang melasnya.

Mau tak mau Gevano lepas pelukannya. Gak mungkin dia biarin Shazana kelaparan.

"Nah gitu dong." Shazana tersenyum senang. Menepuk dua kali pipi Gevano kala merasakan tangan Gevano melepas pinggangnya.

Shazana berikan satu kotak makan berwarna biru pada Gevano. Dan yang berwarna merah muda untuknya.

"Buat gue?"

Shazana mengangguk. "Maaf ya cuma nasi goreng. Itu juga Mba yang masak, bukan gue."

Gevano buka kotak bekal itu. Nasi goreng dengan telur mata sapi. Gevano merasa perutnya dihinggapi banyak kupu-kupu. Menggelikan. Padahal Shazana hanya memberikannya nasi goreng, tapi justru itu yang buat Gevano salah tingkah.

"Sialan." Gevano mengumpat. Mengumpati dirinya yang seperti bocah.

"Kenapa? Nggak suka?"

Gevano menggeleng cepat. Tangannya kembali memeluk Shazana. Kini kepalanya tenggelam dalam perpotongan leher Shazana.

"Heh kenapa sih?"

"Diem dulu bentar."

Gevano salting! Dikasih bekal sama ayang.

"Cupanggg kenapa sihhh?" Shazana coba angkat kepala Gevano dari lehernya.

Dia lihat wajah Gevano memerah. Laki-laki itu mengigit bibirnya agar senyumnya tak mengembang.

"Salting apa gimana sih ini elo?"

"Mau cium."

Gila. Iya Gevano yang gila.

"Gila." Shazana sentil bibir Gevano. Sembarangan banget tuh bibir kalo ngomong.

Shazana melirik sekitar. Takut tiba-tiba ada yang dengar. Untung saja keadaan kelas sedang tak begitu ramai. Karena ini waktu istirahat, jadi kebanyakan orang memilih pergi ke kantin.

"Gak waras gue anjir. Jauh-jauh dah lu Na."

Lah, Gevano kalo salting bener-bener gak jelas! Rasanya Shazana pengen telen nih orang idup-idup.

GEVANO [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang