• 𝐒𝐐𝐔𝐄𝐋𝐋 𝐆𝐄𝐍𝐙𝐎 •
❌ DILARANG KERAS PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN ‼️
-
Perihal jatuh cinta semesta jagonya curang. Mempertemukan dua hati tanpa rasa lalu memisahkannya saat hati itu sudah sepenuhnya terpaut.
Gevano Zalahein Allyson-yang belum...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Nanti Lo jangan kemana-mana ya. Gue nggak mau kaya orang dongo."
Gevano terkekeh makin mengeratkan genggaman tangannya. "Segitunya Lo nggak mau ditinggal gue?"
"Cupangg seriusss."
Gevano mah santai. Beda sama Shazana yang nyalinya udah ciut duluan. Padahal belum ketemu Daddy dan Mommy nya si cupang. Tapi udah nervous duluan.
Pandangan Shazana mengedar. Memperhatikan tiap sudut markas Ryker. Iya Gevano bawa dia ke markas. Soalnya katanya Mommy Daddy nya nggak ada dirumah, lagi di markas ngumpul bareng yang lain. Yaudah Gevano bawa aja sekalian Shazana ke markas.
Biasanya Shazana cuma denger dari orang-orang. Dia bukan nggak tau Ryker, dia jelas tahu betul. Tapi Shazana cuma sekedar tau. Nggak ada niat juga buat cari tahu lebih dalam. Karena Shazana pikir itu bukan ranah nya.
Tapi mungkin Shazana lupa. Belakangan ini dia jadi lebih deket sama Gevano yang jelas-jelas anak ketua Ryker. Dulu-dulu kan mungkin bisa dibilang 'musuh' karena saling menjahili satu sama lain. Tapi akhir-akhir ini tidak. Malah bisa dikatakan hubungan keduanya mulai membaik.
"Cupang. Pulang aja deh gue. Kapan-kapan aja ketemu Mommy Daddy Lo."
Gevano hentikan langkahnya. Shazana ini nervous parah. Tangannya yang saling bertaut dengan tangan Gevano juga sedikit gemetar.
"Na, you okey?"
Shazana menggeleng pelan. Siapa yang baik-baik aja kalo tiba-tiba dibawa ke markas Ryker. Ini Ryker loh, orang gila juga tau ganasnya anggota Ryker gimana.
"Pulangg."
Gevano ingin tertawa tapi diurungkan. "Tenang dulu coba. Gemeteran banget Lo."
"Nggak bisa. Takut. Mau pulang."
Ya Tuhan Shazana lucu banget. Sayangnya orang lucu ini bukan punya Gevano.
"Nggak bakal kenapa-kenapa Na. Ada gue, siapa yang mau nyakitin Lo di dalem?"
Shazana malah menunduk, dia gelisah. Mau pulang sendiri tapi takut nyasar. Ini markas gedenya bukan main. Mana di tengah-tengah hutan.
Gevano tidak tega. Ia tarik Shazana untuk dipeluk erat. Cerita apa sih yang Shazana dengar tentang Ryker. Kenapa segini takutnya?
"Apapun yang Lo denger tentang Ryker diluaran sana jangan langsung percaya. Mereka cuma tau luarnya aja kan. Mereka nggak tau Ryker aslinya gimana."
Shazana tenggelamkan wajahnya dalam dada Gevano. "Emang gimana aslinya?"
"Ya ini makanya gue ajak Lo kesini. Biar tau sendiri, biar Lo bisa nilai sendiri gimana Ryker yang asli. Bukan dari cerita orang lain."
Shazana mengangguk. Masih dalam dekapan Gevano. Nyaman katanya. Sebentar aja biarin gini dulu sebelum masuk.