suasana baru

157 2 0
                                        

di kota baru dengan suasana baru, kini aku berharap semoga ada jalan baru untukku. meninggalkan segala kenangan di kota lama. dan membuka lembaran baru, aku mencoba kembali melamar pekerjaan, memang tak mudah, tapi aku yakin di tempat ku saat ini bisa menjadi motivasi untukku berjalan kedepan.

ia merapihkan perabotan yang ia bawa dari tempat tinggal lamanya, waktu berlalu begitu cepat, malam pun tiba, el yang kelelahan pindahan tertidur di ruang tengah.

"kamu harus ikut papa ya hero"... "tapi mama gimana pa? masa kita tinggal sendiri?"... "mama kamu lebih mementingkan kesenangannya daripada kamu nak, lebih baik kamu tinggal sama papa"... "mama sayang sama kita pa. aku gak tega ninggalin mama".. "kamu mau punya papa baru?"... "tidak!, aku tidak mau punya papa selain papa yang ada di hadapan aku".. "kalau begitu ayo kamu ikut papa..".. mendengar percakapan itu el menyadari bahwa agam hadir untuk merebut anaknya, ia berlari dan menahan hero yang hendak pergi dengan lelaki yang disebut papa itu. "hero jangan tinggalin mama yah.".. "tapi hero gak mau punya papa baru mah".. "hero kan punya mama, selama ini mama yang jadi papa dan mama untuk hero kan, jadi tolong nak jangan tinggalin mama.".. "mah.. aku juga mau punya papa seperti teman-teman aku.. sekarang ada papa agam, kenapa kita tidak hidup bersama seperti keluarga bahagia di luar sana mah?".. "tapi nak?".. "mama tidak mau kita bersama hero, jadi lebih baik kamu ikut papa ayo..".. "tapi papa yang ninggalin kita hero, papa yang buang kita, papa yang dari awal menolak kehadiran kamu.".. "mama bohong sama hero.. buktinya sekarang papa mau kita berkumpul, dan mama yang menolak".. "gam jelasin lo jangan egois.. gua yang membesarkan hero, kenapa lo malah mau rebut dia dari gua".. "mama kok ngomong kasar sama papa".. "enggak nak. plis gam jelasin apa yang dari awal lu lakuin ke kita".. "el itukan dulu sekarang aku mau kita bareng-bareng aku gak mau kita terpisah terutama hero, aku gak mau jauh dari hero"... "gak... gak gini.. lu yang ninggalin kita... lu gak bisa kaya gam".. "tuh mah papa mau kita kumpul. mama kenapa sih, gak suka aku punya papa?".. "ayo hero kita pergi dari sini.." "ayo, pah".. "gak.... hero jangan pergi (menahan tangan hero), hero jangan ninggalin mama, hero mama mohon (berlutut di hadapan hero yang terus berjalan mengikuti agam pergi), hero ayolah nak, mama akan sedih sekali kalau hero pergi,,, gam jangan bawa hero gam (memegangi tangan agam).. kalian boleh ambil apa saja asal jangan hero.. aku mohon ... hero.... heroooooo... heroooooooooooooooooo" el terbangun dari mimpi buruknya.

"cuma mimpi".. ia merasa lega bahwa kejadian itu hanya sebuah mimpi, namun airmata yang mengalir ikut hingga bangunnya. entah apa yang akan terjadi jika ia benar-benar kehilangan anaknya. karena saat ini hanya sang anaklah alasannya untuk bisa melanjutkan hidup. bagaimana mungkin ia rela kehilangan buah hati yang ia kandung dengan penuh cobaan seorang diri, apalagi dengan cara di rebut oleh lelaki yang dulu menolak keberadaan dirinya dan sang anak, ia mencoba mengalihkan pikirannya dari mimpi buruk itu. bergegas mandi dan menyusun berkas untuk melamar pekerjaan nanti.

ESOK HARI

tidak banyak lowongan yang tersedia di tempat itu, namun ia tidak pantang menyerah, ia mencoba melamar dari satu tempat ke tempat lainnya, berbagai jenis pekerjaan ia coba asalkan bisa memiliki penghasilan.

BEBERAPA HARI KEMUDIAN

setelah berkali-kali di tolak ia memiliki satu panggilan lamaran kerja, posisi yang ia tempati adalah pembersih sebuah kantor, "tidak apa-apa kalau pun jadi pembantu, selama itu bisa memenuhi biaya pengobatan hero, aku yakin Tuhan sudah mengatur rekezi untuk aku"..

ia di terima dan mendapatkan gaji 3,5 juta perbulan, mungkin gajinya kali ini lebih kecil dari pekerjaan sebelumnya, namun ia percaya kalau semua sudah ada jalannya.

sejak hari itu ia memiliki rutinitas baru, kini ia berangkat kerja pukul 07.00 pagi pulang pukul 18.00 sore. dan memiliki jam tidur yang lebih teratur, keuangannya memang tidak bisa diilang cukup, namun karena di kantor tersedia jatah makan bagi karyawan, dan uang ongkos bagi yang tidak tinggal di mess, wanita itu jadi bisa berhemat dan menabung untuk di kirim sebagai biaya pengobatan hero.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 27, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

  I AM PREGNANT (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang