35. Meet Papa

4.2K 483 237
                                        

"Buka bajunya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Buka bajunya."

Lisa yang kebetulan mendengarnya tidak kuasa untuk tidak melototkan mata, menatap Reyden dengan mulut setengah terbuka.

"Hah?" tanya Lisa penuh kebingungan. Lebih ke syok dan tidak percaya sebenarnya dengan apa yang baru saja gadis itu dengar. Jadinya Lisa berlagak bodoh dengan memasang tampang hah heh hoh macam keong sawah.

Dari tempatnya berdiri, Reyden tampak berdecak pelan. Menatap dalam manik bulat milik Lisa yang mana sedang terbengong-bengong itu, yang justru terlihat begitu menggemaskan di matanya. Sialan!

Berbicara tentang mereka berdua, sekarang ini Reyden dan Lisa sedang berada di dalam kamar mandi. Lebih tepatnya berada di kamar mandi perempuan.

Iya, kalian tidak salah baca. Memang benar kalau keduanya sedang berada di kamar mandi perempuan saat ini. Tidak ada lagi Ennuarta karena memang hanya tinggal mereka berdua saja. Reyden benar-benar sudah berhasil mengusir pemuda dengan julukan andalan 'cowok keputihan'-nya itu pulang tadi. Dan beruntungnya si Ennuarta juga tidak banyak tanya atau bertingkah menyebalkan seperti sebelum-sebelumnya.

Ennuarta memang sempat beradu tatap cukup lama dengan Reyden tadi. Dilihat dari sorot matanya, Ennuarta mungkin terlihat keberatan karena Reyden sengaja sekali mengusirnya. Namun Ennuarta harus menelan kekecewaan saat Lisa sama sekali tidak mau melihatnya, pun juga tidak mau menahan. Lisa sibuk menunduk, memilih bersembunyi di belakang tubuh Reyden dengan jemari yang sibuk mencengkeram ujung kemeja yang pemuda itu kenakan.

Melihat sikap Lisa yang seperti itu tentu saja Ennuarta bisa menyimpulkan, untuk sementara ini Lisa sepertinya tidak ingin bersamanya. Mungkin lain kali Ennuarta bisa mengajak Lisa pulang bersama seperti yang dulu-dulu. Jadi, berakhir lah Ennuarta pergi meninggalkan pasangan pura-pura yang hubungan asmara keduanya baru saja kandas di tengah jalan itu.

Tidak berselang lama setelah kepergian Ennuarta, Reyden langsung menarik Lisa masuk kembali ke dalam kamar mandi. Mengabaikan adanya cctv yang terpasang mengarah ke arah pintu kamar mandi, dan mungkin saja sempat menyorot kebersamaan mereka berdua. Reyden dengan berani mengajak Lisa berduaan saja di dalam sana tanpa memilirkan resiko ke depannya.

Heran, pemuda itu sama sekali tidak ada takut-takutnya. Gilanya lagi kalau ada yang kedapatan menggrebek mereka berdua, 'Ya udah tinggal dikawinin aja, ribet!'ㅡbegitu gumaman nyeleneh yang terlindas di kepala Reyden.

Memang agak lain, stress dan banyak gendeng-nya pemuda satu itu.

"Buka bajunya." suara Reyden terdengar mengulang kembali kalimatnya yang sebelumnya karena tidak mendapatkan respon yang pemuda itu inginkan.

Lisa bergeming di tempatnya. Kedua bola matanya terlihat bergerak tidak beraturan ke segala arah, panik sekali dia. Terlebih karena Lisa yang tidak kunjung menurut itu membuat Reyden lagi-lagi berdecak kesal. Maka dengan gesitnya Reyden sendiri yang memilih beratraksi, berniat membuka satu-persatu kancing kemeja yang Lisa kenakan.

FAKE BOYFRIENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang