Drrtt~~!!! Drrtt!!!
Alarm berbunyi jam 5. Rosie langsung terbangun dari tidurnya sambil mengucek mata dan mengusap wajah.
Lalu dia bangkit dari kasur. Langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
" Arrggghhh!!!!" Teriaknya kaget karena airnya sangat dingin.
---
Klek! Gesper terpasang. Rosie sibuk bersiul sambil menyisir rambutnya. Lalu dia mengancing kemeja biru itu dan memakai nametag kalung hingga penampilan super rapi terlihat.
" Wooo!!" Serunya. Menari-nari di sekitar rumah petak ini karena suasana hatinya bahagia. Perihal Jennie semalam mengirimkan rekaman suara ke Dunkey.
---
Jalan di sepanjang trotoar menuju halte bis. Rosie senyum full sumringah. Dia sampai ngeliatin banner sponsor Samsung Jennie di gedung cabang Samsung. Lalu memberi kedipan sambil menembak dari jauh.
" Yesss!!!" Seru Rosie. Melompat girang seperti anak kecil melewati banyak pejalan kaki yang terlihat aneh dan bingung.
Sesampainya di gedung YG, Rosie berhenti bersikap. Dia langsung terlihat cool dan cuek jalan masuk gedung sampai bertemu Yang Hyun Suk yang datang bersama Mino.
" Annyeonghaseo." Sapa Rosie.
" Karyawan baru?"
" Iya Sajangnim. Saya bagian marketing." Jawab Rosie.
" Ahh begitu. Semangat ya."
" Baik Sajangnim."
Mereka berdua masuk duluan sambil Rosie memperhatikan sekali kepergiannya dan berfikir.....
" Yang Hyun Suk duda anak satu. Tapi dia menganggap Jennie seperti anaknya sendiri. Itu karena Jennie anak kandung Sandara Kim. Dia mencoba menjaganya." Batin Rosie sambil jalan pelan masuk ke lift.
Ting! Lift terbuka. Muncul Jennie disana yang buat Rosie mendelalak sambil tangan mengeras di bawah, meremas kecil celana dasarnya.
" Hai Rosie!" Sapa Jennie penuh senyum buat pupil mata Rosie lebar sambil dia ikut tersenyum.
" Tumben lama? Biasanya cepat datang?" Tanya Jennie sambil keluar lift.
" Ahh....emm...aku...kesiangan~"
" Ohh capek sekali ya semalam gara-gara aku ajak piknik habis kerja."
" Tidak juga. Aku ada kerjaan lain kebetulan."
" Ohh. Kamu sudah sarapan?"
Seorang idol yang paling di sukai Rosie, bertanya dia sudah makan atau belum!? Hati Rosie berbunga-bunga sekali saat ini.
" Sudah--sudah aku sudah makan." Jawabnya gugup.
" Baguslah."
" Jennie, Sajangnim nunggu." Panggil manager Oppa buat Jennie mengangguk.
" Aku duluan. Bye."
" Hem." Angguk Rosie yang melihat kepergian Jennie bersama managernya.
Rosie membuang lega nafas. Ntah kenapa dia keringatan sekarang kalau ngomong sama Jennie.
Efek.....
" Hoi!! Jangan melamun! Ada apa?" Tegur Lim buat Rosie menoleh dongak ke arahnya.
" Aku mau ke kafetaria dulu."
" Nanti Jennie mau antar makanan."
" Oh iya." Jawab Rosie sambil berlalu pergi dari ruang marketing.
Dia gak balik. Beneran ke kafetaria untuk makan disana. Padahal Jennie datang membawa makanan untuk staf marketing.
KAMU SEDANG MEMBACA
Critical Love ✓
FanfictionJennie punya tameng seorang hacker yang akan melindungi dari berbagai skandal dan dating. Dunkey sebutan untuk para Jensetter padanya. Saat datang masalah terhadap Jennie, mereka meminta tolong Dunkey. Bahkan soal percintaan, Dunkey teman curhat yan...
