Rosie sibuk jongkok di samping motornya. Ntah kenapa motor ini tak mau jalan? Aneh!
" Waeyo?"
Hyungnim datang. Dia ingin nebeng dengan Rosie ke kantor. Tapi pagi ini, mereka malah mendorong motornya ke bengkel dan harus lari mengejar bis kota pertama. Karena kalau sampai bis pertama pergi, mereka otomatis telat setengah jam!
" Rosie!!!" Teriak Hyungnim.
Mereka lari sekencang mungkin namun bis itu sudah pergi duluan membuat keduanya ngos-ngosan berdiri di depan halte.
" Astaga! Ottoke?" Tanya Hyungnim. Rosie berfikir sambil menoleh sana sini. Mau naik taxi namun biayanya lumayan.
Akhirnya.......
Klek!! Pintu mobil terbuka. Masuk Hyungnim bersama Rosie yang memeluk tasnya.
" Bahkan aku belum mandi." Ucap Jennie sambil tancap gas cepat mengantar mereka ke tempat kerja.
" Hati-hati Jennie." Kata Rosie.
Hyungnim masih nganga memperhatikan Jennie terus menerus di kursi supir. Dia speechless karena Rosie dekat dengan idol sejuta umat! Bahkan Hyungnim lebih kaget kalau Jennie jauh lebih cantik dilihat langsung ketimbang di TV atau SNS.
Sesampainya di YSL,....
" Jennie, foto dulu." Pinta Hyungnim. Dia sudah mengudarakan hpnya untuk foto dengan Jennie.
" Yayaya!! Hyung.... managermu datang!! Palli!!!" Pukul Rosie membuat Hyungnim cepat-cepat mengambil fotonya dengan Jennie lalu di tendang oleh Rosie keluar mobil.
" Jennie!!! Aku penggemarmu!!! I love you!!" Kata Hyungnim yang tarik-menarik pintu mobil dengan Rosie agar tertutup.
" Jen-jennie!! I love you! Jen-- annyeonghaseo~~~~" Ucap Hyungnim menyapa managernya yang datang dan mobil Jennie jalan sambil pintunya langsung di tutup cepat oleh Rosie.
" Jinjja!!" Gerutu Rosie selama Jennie terkekeh sambil menyetir.
Tidak jauh jarak YSL dan Dior Company. Hanya butuh waktu 10 menit untuk sampai tujuan.
Sesampainya di perusahaan itu, mobil berhenti depan gedung. Satpam sudah melirik mobil siapa itu. Tapi bukan Jisoo.
Keluar Rosie dari sana yang mengangkat tangan kanan untuk mengucapkan terimakasih pada Jennie. Mobilnya juga langsung pergi membuat tanda tanya besar satpam Company.
" Siapa Rosie? Mana motormu?"
" Bengkel ahjussi. Itu temanku."
" Ahh begitu." Angguk satpam.
Keluarnya mobil Jennie ke aspal jalan, masuknya mobil Jisoo ke perusahaan.
Rosie menoleh ke belakang. Dia tersenyum lebar saat Jisoo keluar dari sana setelah supir membuka pintu belakang.
" Sajangnim telat." Kata Rosie.
" Aku CEO nya. Suka-suka aku telat atau tidak."
Manyun cemberut Rosie yang jalan masuk bersama Jisoo ke dalam.
" Sajangnim, nanti lembur kan ya?"
" Laporanmu belum selesai denganku."
" Kata anak-anak, kantor ini angker Sajangnim kalau sampai malam."
" Apanya? Aku bahkan pernah sampai jam 9."
Alasan agar bisa molor laporan, Rosie malah mendapatkan jawaban seperti itu dari Jisoo.
" Awas jika kamu kabur." Tunjuk Jisoo sambil masuk ke dalam lift.
" Niatnya~" Gumam Rosie saat pintu lift perlahan tertutup.
KAMU SEDANG MEMBACA
Critical Love ✓
FanfictionJennie punya tameng seorang hacker yang akan melindungi dari berbagai skandal dan dating. Dunkey sebutan untuk para Jensetter padanya. Saat datang masalah terhadap Jennie, mereka meminta tolong Dunkey. Bahkan soal percintaan, Dunkey teman curhat yan...
