Hari ini Jennie bahagia. Dia sumringah setelah suatu hubungan ini jelas terlihat.
" Mereka official." Kata Alison.
" Ah! Syukurlah!" Ucap manager Jin dan Teddy yang bahagia karena Jennie menantikan hal ini cukup lama terhadap Rosie.
" Jennie duluan?"
" Aniya. Rosie duluan. Di jembatan Han."
" Ohh~ tempatnya romantis."
" Geure."
Kedua Oppa seperti menganggap Jennie adik sendiri yang baru pacaran. Tidak apa, meski bukan artis atau idol, cinta pada orang biasa itu kebahagiaan untuk Jennie.
" Malam setelah official, Rosie terlihat bucin. Tapi hari ini, dia malah tambah cuek pada Jennie." Kata Alison.
" Ah jinjjayo!?" Kaget Jin.
" Ne Oppa."
.
.
.
Pagi tadi Rosie datang ke apartemen Jennie. Si Jennie udah kelihatan manja-manja pada Rosie yang diam, terlihat flat wajahnya tapi dia selalu merespon omongan Jennie.
Disana ada Alison. Membantu Rosie menyiapkan sarapan di meja makan.
Dengan keadaan dimana Rosie acuh, namun dia tetap seperti pria yang hangat dan perhatian.
" Denganku?" Tanya Rosie. Jennie mengangguk. Dia mengikat rambut Jennie karena wanita itu menyodorkan karet padanya. Jadi Rosie bantu ikat. Dia juga mencuri ciuman di pipi Jennie.
" Sakit?" Tanya Rosie agar dia mengikat dengan kekuatan yang cukup di rambut Jennie.
" Sudah." Angguk Jennie sampai Rosie selesai dan dia memakai jas kerjanya.
Jennie berangkat ke agensi dengan Rosie naik motor. Alison jadinya duluan dan membiarkan keduanya bersama.
" Ini, orangnya datang." Kata Alison saat Jennie masuk ruang studio, membawa ayam goreng juga soda.
" Ini traktiran official?" Tanya Teddy.
" Yaa Oppa!!" Malu Jennie.
Alison hanya tersenyum tawa. Bahkan manager Jin yang mengelus-elus rambut Jennie.
" Jika Rosie menyakitimu, aku akan datang memukulnya sebagai Oppa." Kata manager Jin. Jennie tersenyum angguk. Dia bahagia banget hari ini karena mempunyai hubungan yang jelas dengan Rosie.
---
Di lain sisi, dimana Rosie bekerja, dia makin cuek terhadap teman-teman wanita nya di kantor. Jennie tidak pernah memintanya, tapi Rosie tipikan pria yang baru mencintai seseorang dan dia tidak harus melayani wanita lain. Kecuali.....
" Mwoya!? Apa ini? Investor apa!?" Omel Jisoo. Mencoret kertas laporan Rosie untuk di perbaiki dari awal.
" Kenapa asal-asalan sekali!?"
" Hehe...kemarin kan buru-buru Sajangnim."
" Hemm!!" Dehem penuh tekanan Jisoo.
" Perbaiki."
" Ne Sajangnim." Jawab Rosie menerima kembali laporannya dan pamit keluar ruangan Presdir.
Jisoo memperhatikan pindah lift tertutup, diapun nunduk melihat hpnya bergetar bunyi karena Seokjin menelpon.
" Aku pulang sore ini."
" Dengan siapa?"
" Sendiri. Aku akan tidur di rumah 2 hari."
KAMU SEDANG MEMBACA
Critical Love ✓
Fiksyen PeminatJennie punya tameng seorang hacker yang akan melindungi dari berbagai skandal dan dating. Dunkey sebutan untuk para Jensetter padanya. Saat datang masalah terhadap Jennie, mereka meminta tolong Dunkey. Bahkan soal percintaan, Dunkey teman curhat yan...
