Sarapan, di meja makan ini hanya berdua. Jisoo dan Sandara. Dimana yang lain? Daniel jelas urusan luar negeri. Seokjin tidak bisa setiap hari pulang karena dia punya kewajiban sebagai member BTS. Lalu Jennie, dia menginap di rumah kekasihnya. Jadi, hanya berdua.
" Pria yang mengantarmu semalam itu siapa?"
" Temanku."
" Nugu? Idol?"
" No. Dia bekerja di YG sebagai staf marketing. Namanya Lim. Dia teman SMA ku."
" Ahh begitu rupanya. Kenapa tidak kamu suruh masuk?"
" Dia buru-buru untuk pulang Mom."
Sandara mengangguk pelan. Dia lalu melayangkan suapan ke sekian kali sambil melirik bingkai foto keluarga di bawah logo Company.
" Apa kita foto lagi?"
" Untuk apa Mom?" Heran Jisoo.
" Sudah ada Jennie di rumah ini. Foto itu bisa kita ganti yang baru." Tunjuk Dara membuat Jisoo menatap foto formal orang empat disana.
" Geure Mom."
" Saat Daddy pulang kita foto. Mommy ingin menghiasi rumah ini dengan yang baru. Karena kita bertambah satu keluarga dalam satu atap." Jelas Dara dan Jisoo terdiam sambil lanjut makan tanpa banyak respon.
---
Mobil datang ke agensi. Pintu belakang segera di buka dan Jisoo keluar dari sana. Dia jalan dengan high heels putihnya bersama Choi di belakang.
" Pagi Nona Kim."
" Pagi. Aku ingin menunggu Jennie. Kapan dia datang?"
" Mungkin sebentar lagi Nona. Anda bisa menunggu di ruangan Sajangnim."
" Geure."
" Mari Nona."
Asisten Jennie jalan duluan. Dia menekan lift untuk mereka naik ke lantai 7 ruangan petinggi.
Ting!! Lift terbuka. Muncul disana Rora, Ahyeon dan Chiquita. Mereka memakai seragam sekolah.
" Annyeonghaseo." Sapa mereka sambil keluar memberi tundukan sopan berulang kali ke Jisoo yang tersenyum ramah.
" Silahkan Nona."
Jisoo masuk duluan. Lalu Choi dan asisten Jennie yang menekan segera tombol liftnya.
Akhirnya pintu tertutup. Ahyeon berhenti menoleh ke belakang sambil jalan bersama dua membernya.
" Wahh CEO Company sangat cantik!!" Kata Ahyeon.
" Majayo! Apa dia sudah menikah?" Tanya Chiquita.
" Molla. Sepertinya belum. Jika sudah pasti semua orang tau. Company sangat berpengaruh di Korea." Jelas Rora yang berhenti depan agensi, lalu sumringah ngeliat Lim datang dengan motornya.
" Oppa!!"
Rora lari mendekati parkiran motor. Ahyeon dan Chiquita jalan di belakang untuk menyusul.
---
Jisoo menunggu. Dia duduk di sofa sambil menatap lama akrilik coklat emas dengan nama CEO JENNIE KIM. Jisoo jadi teringat dengan Yang Hyun Suk, Pamannya.
" Bagaimana kabar Paman?"
" Beliau masih ruang isolasi Nona."
" Sudah berapa lama?"
" Sudah 4 hari."
Jisoo membuang pelan nafasnya hingga pintu terbuka dan Jennie muncul disana.
" Unnie, harusnya aku......makan nasi goreng buatan Rosie." Tunjuk Jennie keluar jendela.
KAMU SEDANG MEMBACA
Critical Love ✓
FanfictionJennie punya tameng seorang hacker yang akan melindungi dari berbagai skandal dan dating. Dunkey sebutan untuk para Jensetter padanya. Saat datang masalah terhadap Jennie, mereka meminta tolong Dunkey. Bahkan soal percintaan, Dunkey teman curhat yan...
