30. Masalah idol

932 166 18
                                        

Rosie pamit pada Jennie karena hari ini dia benar-benar harus lembur bekerja. Mulai dari pemotretan, ke kantor lagi buat selesaikan pekerjaan lusa, terus nemenin Jisoo survey Dior beauty dan masih ada beberapa hal yang buat Rosie balik ke kantor lagi.

Banyak pokoknya.

Jennie balas dengan semangat. Memberikan vitamin pada Rosie bahkan dia rela ke rumah Park jam 4 cuman untuk nganterin makanan biar dia gak telat paginya ke kantor. Rosie gak perlu masak atau beli makanan di luar. Sambil siap-siap, dia juga bisa menguyah sarapannya langsung.

Setelah selesai siap, Rosie sudah keluar rumah jam 6 pagi buta. Dia berlalu ke garasi depan untuk keluarkan motor dan di panaskan sebentar.

Saat itu ada Hyungnim yang ikut keluar rumah buat kerja. Dia semangat sekali! Sudah 1 Minggu bekerja di YSL, tiap-tiap hari melihat si cantik Jisoo kolar-kilir. Mana pekerjaannya enak kata Hyungnim. Dia tidak perlu kerja rodi asal telaten saja. Dior bukan CEO yang menyuruh pegawai bekerja keras. Jam 7 masuk, jam 3 sudah boleh pulang. Bahkan di hari Jumat-Sabtu, jam 12 semua pegawai harus selesai bekerja dan pulang. Enak kan? Gaji pun besar. Hyungnim bekerja 2 bulan, dia bisa membeli motor seperti Rosie.

" Rosie, bagaimana rasanya dengan Jisoo setiap hari?" Tanya Hyungnim sambil di bonceng Rosie untuk di antar ke kantor.

" Enak! Aku tidak perlu mengeluarkan uang makan siang dan malam." Jawab Rosie.

" Kamu tidak tertarik dengan Jisoo?"

" Ahh aniya. Hubungan kami hanya atasan dan bawahan."

" Mwoya!? Aneh. Semua pria menyukainya. Tapi kamu tidak."

" Haha..." Rosie hanya memberi cengiran karena hatinya hanya untuk Jennie seorang. Meski belum jadian atau hubungan ini terbilang tidak jelas, tapi Rosie tipikal pria yang setia apa adanya.

Sesampainya di YSL, Rosie memberhentikan motor di depan perusahaan pas. Satpam sana tersenyum menyapa Rosie yang ikut ramah.

" Nanti kemari?"

Manager YSL bertanya. Kebetulan juga dia baru sampai.

" Ne. Dengan Sajangnim." Jawab Rosie.

" Ah geure! Aku tunggu."

Rosie mengangguk. Hyungnim memberi tundukan sopan pada atasannya yang berlalu pergi.

" Aku pergi Hyung."

" Oh! Hati-hati. Makasih Rosie!"

" Ne!"

Rosie memberikan klakson. Dia berlalu pergi keluar dari daerah YSL untuk ke kantor Dior Company.

Kebetulan melewati YG entertainment. Rosie melirik kantor itu karena rindu aja. Awal dimana dia bertemu Jennie dan dekat di agensi itu.

Sesampainya di Dior Company, Rosie langsung ke ruang kerjanya. Disana masih sepi karena Rosie terlampau pagi datang. Ini kesempatan dia untuk menyelesaikan pekerjaan lusa kemarin. Biar nanti sore tidak kembali ke kantor lagi karena besoknya, laporan akhir harus di serahkan Jisoo. Bahaya nih kalau Rosie belum selesai. Di omel ntar!

Jam 7.45 akhirnya Jisoo datang. Para pegawai yang melihat mobil Jisoo di ujung sana langsung ngacir lari cepat menuju ruangannya. Mereka takut ditanya-tanya.

Keluar wanita itu dari mobil setelah pintu di buka oleh supirnya. Mata Jisoo melihat parkiran motor kalau Rosie sudah sampai.

Akhirnya Jisoo berlalu masuk ke dalam. Mampir ke resepsionis sebentar.

" Katakan pada Rosie jam 9 ke YSL denganku." Kata Jisoo.

" Baik Sajangnim." Angguk mereka dan Jisoo pergi untuk masuk lift menuju ruangannya di lantai paling atas.

Critical Love ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang