* di le Marais ( apartemen Celine)
Setelah Celine nenek dan haru memutuskan untuk pindah dan tinggal di Paris , mereka menjual rumah yang ada di desa lalu menyewa apartemen di Paris karena neneknya ingin selalu bersama dengan Celine yg mana merupakan seorang idol saat ini yg sedang berkarir di Paris ibukota, begitu pula dengan pendidikan nya yg telah menetapkan di Paris membuat nya sangat sibuk dan jarang ke desa membuat sang nenek cemas dan ingin selalu bersama nya .
Meskipun apartemen ini cukup sederhana dan hanya memiliki 2 kamar tidur 1 kamar mandi dan ruang tamu dapur saja tapi bagi mereka ini sudah cukup baik untuk tempat tinggal nya .
Haru yang masih berada di kelas SMP akhir bersekolah di sekolah anggera juga sama seperti KK nya yg mendapatkan beasiswa. Ia juga bekerja paruh waktu di sebuah restoran saat pulang sekolah dan kadang menjadi penyanyi jalanan di malam hari , semua itu lakukan untuk membiayai kehidupan nya dan sewanya.
Celine baru saja sampai dari agensi nya , ia duduk perlahan di sofa nya , terlihat neneknya sedari tadi tertidur pulas di sofa dengan tv menyala .ia segera merapikan sofa dan mematikan tv nya setelah itu memasak di dapur . neneknya sudah tua ia bahkan sudah menjadi yang pelupa jadi ia terkadang lupa untuk memasak makanan untuk keluarga, jadi ia akan memasaknya sambil menunggu adiknya pulang dari les tambahan.
Melihat beras yang habis tak tersisa Celine memasak makanan mie dan telor ceplok setengah matang saja , lalu meletakkannya di atas meja makan , setelah itu membereskan cucian piring nya yg kemarin dan memasukan pakaian kotor nya di mesin cuci.
Tak lama kemudian adiknya pulang, membawa gitar nya dan masih mengenakan pakaian sekolah. Haru meletakkan tas dan gitar nya setelah itu makan bersama Celine.
" Bagaimana les mu ?" Tanya Celine
" Baik " ucap haru
" Haru ... Kalau kau begitu lelah sebaiknya kau berhenti saja kerja part time nya , fokus belajar saja" ucap Celine sambil menuangkan air putih untuk haru.
" Gak apa apa kak , lagipula uangnya cukup untuk bantu bantu bayar les ku " ucap haru
Celine merasa sedikit sedih karena gaji nya sebagai idol selama ini belum bisa mencukupi kebutuhan kehidupan nya , dan membuat adiknya harus merasakan kerja keras seperti dirinya.
" Kaka jangan khawatir, aku baik' saja, KK berjuang aku juga berjuang" ucap haru melanjutkan makannya
Celine hanya tersenyum lalu melanjutkan makannya.
* Di parkiran bimbel
Di depan gedung perkantoran Paris, sore menjelang senja
Catrier berdiri di tepi trotoar, menanti dengan sabar meski hatinya mulai tak tenang. Sopir pribadinya, yang biasanya selalu siaga, kali ini belum juga tiba. Biasanya, mobil hitam mengilap itu sudah menunggunya begitu ia keluar dari gedung, namun hari ini berbeda. Sang sopir telah lebih dulu meminta izin—istrinya baru saja melahirkan di rumah sakit, dan Catrier tentu mengizinkan tanpa ragu. Tapi kini, menit demi menit berlalu, dan jalanan Paris yang mulai ramai terasa makin menghimpit kesabarannya.
Tiba-tiba, deru mesin mobil sport memecah suasana. Sebuah Lamborghini putih berhenti tepat di sisi trotoar, jendela terbuka perlahan, memperlihatkan wajah James yang memancarkan senyum tipis.
"Ayo, naik. Aku antar," ucapnya, suaranya terdengar santai, namun sorot matanya penuh maksud tersembunyi.
Catrier hanya memandang sekilas. Tatapannya dingin, menjaga jarak. "Tidak perlu. Aku lebih suka menunggu di halte," jawabnya datar. Tanpa berkata lagi, ia mulai menyebrang jalan.
James menatap punggung gadis itu dengan kesal, lalu tanpa aba-aba, menekan gas kuat-kuat. Mobil melaju cepat, seperti anak panah yang dilepaskan dari busurnya, mengarah ke Catrier yang kini di tengah zebra cross.
KAMU SEDANG MEMBACA
c³ t
Fanfictionmengkisahkan 4 siswa kelas A+ di sekolah angera internasional yang terkenal siswanya sangat berbakat dan kaya raya . dikhususkan untuk anak anak yang beristilah " borju" selain karena akademik nya yang bagus sekolah ini memiliki nama yang sangat ku...
