Warning!!!! 🚫 21+ ada di Chapter ini, pembaca yg belum berumur 21 ke atas harap skip, dosa gw udah banyak jangan bikin nanggung dosa kalian jg😩
Happy reading.
🗝🗝🗝
Hening adalah suasana saat ini di Basecamp milik Tim Hakim dan Tim Jaksa. Mereka semua diam seribu bahasa manakala Jessica hanya memandang Ham Eunjung dengan tatapan sangat tak bersahabat, tatapan amarah iblis itu tak mampu membuat yang lain buka suara. Yang ditatap juga diam saja.
Tiffany Hwang menutup matanya sambil bersandar bangku, ia mencoba berpikir apa yang akan Jessica lakukan pada Eunjung atas tindakan sahabatnya itu. Dua maknae, Yoona dan Seohyun saling bergenggaman erat, mereka jelas ketakutan. Hyoyeon dan Sooyoung berubah tegang serta panik dalam waktu bersamaan, sedangkan kekasih Ham Eunjung meremas tangan kekasihnya itu, Hyomin amat ketakutan, ia merasa Jessica akan menumpahkan semua pada Eunjung sore ini. Dua kali Eunjung akan menerima hukuman karena sudah melanggar kesalahan. Hyomin ingat betul saat itu ia hanya tidak membawa apa yang Jessica perlukan untuk menghukum pemegang Lawkey hingga sang kekasih menerima hukuman direndam air es seharian, lantas bagaimana dengan kali ini? Kesalahan kali ini sangat fatal menurut Hyomin, lagipula mengapa Eunjung bertindak diluar batas?
Park Hyomin memandang wajah kekasihnya itu dengan takut, ia sungguh tidak ingin Eunjung mendapat perlakuan seperti dulu lagi. Memang pemberian hukuman sudah menjadi kesepakatan mereka semua akan tetapi Hyomin berharap Jessica bisa berpikir jernih.
6 orang diantara mereka duduk tegak ketika Jessica membuka laci mejanya, mereka saling pandang dengan khawatir jika Jessica mengeluarkan benda pamungkas untuk menghukum seseorang. Ham Eunjung pun menutup matanya, ia tahu Jessica memang akan mengeluarkan benda tersebut.
"Hyo, lakukanlah!!!" Jessica melempar cambuk besar pada salah satu sahabatnya itu.
Hyomin melebarkan mata melihat itu semua, ia hendak berdiri untuk mencegah Hyoyeon tapi tangannya ditarik oleh Eunjung. Sang kekasih meminta Hyomin tetap duduk.
"Kau sudah melampaui batas, Eunjung!!! Aku tidak memasukan Kelly bukan tanpa alasan, Arra?????!!!!!!!"
Eunjung sama sekali tidak menjawab apapun, ia berdiri seketika, mulai membelakangi Hyoyeon yang duduk di depannya. Ham Eunjung membuka kancing kemeja hitam yang ia kenakan satu persatu.
"Chagiyaa~" Hyomin mulai menangis ketika Eunjung bersiap diri menerima hukuman. Kemeja yang ia kenakan lepas, tersisa pakaian dalam. Hyoyeon tangannya gemetar begitu memegang cambuk.
"Lakukanlah Hyo, supaya kau tahu bagaimana perasaan Ibumu ketika mencambukmu." Terang Jessica, ia sengaja meminta Hyoyeon melakukannya sebab Hyoyeon merupakan seorang anak yang selalu mendapat cambukan dari Menteri Kim jika melakukan kesalahan.
Hyoyeon menelan saliva pun dengan yang lain. Yoona sudah menangis, ia jelas tidak tega diantara mereka ada yang kesakitan.
"Jessica aku mohon!!!!" Dengan tangis yang semakin sesenggukan, Hyomin berdiri. Ia memohon dengan sangat tulus agar Jessica mencabut hukuman kekasihnya. "Kita bisa bicarakan lagi dengan kepala dingin, aku mohon jangan hukum Eunjung. Aku mohon padamu kali ini, Jessica. Jeballlll." Hyomin sampai bersimpuh supaya Jessica mencabut hukuman untuk kekasihnya.
Jessica sendiri hanya tersenyum pahit melihat Hyomin yang mengemis ampunan darinya. "Apakah kau yang akan menggantikan hukuman Eunjung saja, Hyomin?"
"Jessie!!! Jangan gegabah, Hyomin ada benernya juga, kau harus berpikir jernih. Lagipula Eunjung tidak ada salahnya, Kelly memang sudah terlalu banyak ikut campur kali ini." Tiffany membela, ia mencoba menghentikan Jessica juga karena ia tidak mau sahabat lainnya mendapat hukuman kesekian kali.
