Chapter 34

236 38 81
                                        

Kim Taeyeon sedari tadi hanya melamun, teringat akan kejadian kemarin sore. Why? Hanya itu yang terputar di kepalanya, mengapa Jessica tiba-tiba saja mempertanyakan Ayahnya?

"Ms. Malisorn datang," bisik Yuri manakala mereka bertiga sudah berada di depan ruangan ketua jurusan hukum itu. Barulah Kim Taeyeon tersadar dari lamunannya.

Setelah ke panti asuhan, Sunny bertemu dengan Mrs. Maria dan meminta haknya, ia beserta kedua temannya lantas menemui Ms. Malisorn sesuai rencana mereka.

Mrs. Maria mengatakan bahwa Sunny orang yang beruntung mendapat orang tua asuh seperti Pablo Vinson yang sampai jauh-jauh kemari mencari keberadaan orang tua kandung Sunny. Bukan hanya Mrs. Maria yang berpikir demikian karena ia pun selalu berpikir bahwa dirinya orang yang paling beruntung memiliki orang tua seperti Pablo Vinson beserta istrinya.

Ms. Malisorn terkejut karena ada mereka bertiga di depan ruangannya sepagi ini, "Ada masalah kah?" itulah yang pertama kali muncul dari mulut ketua jurusan hukum.

"Pertanyaan anda terdengar jika memang selalu ada masalahkah di kelas Eksekutif?"

Taeyeon dan Yuri tentu saja tidak percaya Sunny akan mempertanyakan hal tersebut.

"Masuklah." Bukannya menjawab, Ms. Malisorn membuka pintu lalu meminta ketiga mahasiswinya mengikutinya. "Utarakan tujuan kalian kemari," wanita asal Thailand itu mempersilahkan ketiganya bicara.

Taeyeon memandang Sunny lebih dulu, Yuri yang ada di tengah mereka pun sama.

Sunny masih memandang Ms. Malisorn, belum bicara apapun.

"Kami kemari--"

"Bagaimana menurut Ms. Malisorn tentang Pablo Vinson, Ayahku?"

Taeyeon yang hendak bicara langsung menoleh pada Sunny begitu temannya itu langsung pada inti tujuannya.

Ms. Malisorn melebarkan mata mendengar pertanyaan Sunny saat ini, ia melihat kearah pintu, jelas takut jika tiba-tiba ada yang datang.

"Kau--"

"Benar Ms. Malisorn, Sunny ini adalah putri teman anda, awalnya juga saya dan Taeyeon tidak percaya." Yuri buka suara karena dilihatnya Sunny seperti orang yang mencari kebenaran, ia amat serius, tidak seperti Sunny sebelumnya.

Ms. Malisorn menatap Sunny penuh serius, "Kau ada bukti jika memang Pablo adalah Ayahmu?"

Segera mungkin Sunny menyerahkan satu kartu pada Ms. Malisorn. "Silahkan anda buka saja, jika memang kalian berteman, lantas mengapa selama ini anda diam saja mereka ber-8 semena-mena pada kami atau pemegang Lawkey sebelumnya???? Mengapa Ms. Malisorn???!!!! Apa kalian semua yang ada disini buta?"

"Sunny," Taeyeon dan Yuri tak percaya bahwa Sunny bicara dengan nada tinggi.

"Saya sudah melihat semua yang Daddy  siapkan untuk anda. Dan--" Sunny tersenyum penuh sedih. "Kalian semua kalah dengan anak ingusan seperti Jessica dan kawan-kawannya, daebak!!!"

Ms. Malisorn tersenyum atas ucapan Sunny yang terkesan berani, "Kalian ingin Jessica dan kawan-kawannya berhenti? Semudah itu?" Ia tertawa. "Hal yang konyol, Lee Sunny. Kau siapa sampai berharap kami semua bersuara? Kalian sama saja dengan mereka masih ingusan tapi sudah memojokan kami yang ada di Hanboore dengan mengatakan kami hanya diam!!"

"Beberkan pada media secepat mungkin apa yang sudah Daddy kumpulkan untuk diberikan pada anda!"

"Hey bocah, kau bisa sopan sedikit tidak?" Yuri berbisik pada Sunny supaya temannya itu sedikit tenang.

"Jika anda tidak bisa maka anda juga sama, terlalu nyaman dengan suap yang mereka berikan!!!"

"Lee Sunny!!!" Teriak Ms. Malisorn.

LawkeyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang