Chapter 36

338 36 67
                                        

Gais, lama gak nyapa. Sehat badan? Sehat hati? Wkwkwwk
Well, tau kan ya Lawkey bentar lagi ending? Nah berhubung udah masuk liburan bagi yg libur, utk chap depan sampai ending, gw kelarin sekaligus. So minggu depan jgn ditunggu yak, boleh jadi gw post setelah liburan ^^v

🗝🗝🗝

Kelly Yu mengendarai mobilnya menuju alamat bar yang dikirim oleh Cici Wang, ia harus segera mungkin sampai sana tidak peduli hal apa yang akan menerjang dihadapannya, sudah 5 tahun ia menunggu, sudah 5 tahun ia berpisah dengan sahabat baiknya, Zhang Tian Ai kali ini tidak boleh pergi lagi dari hadapannya.

Tak butuh waktu lama bagi Kelly karena ia mengendarai mobilnya bagai kecepatan kuda balap. Buru-buru ia memasuki bar yang masih sangat sepi mengingat ini masih terlalu dini untuk rumah hiburan itu buka.

"Maaf, ada perlu apa dan dengan siapa kau ingin bertemu?" Salah satu petugas pria disana bertanya sambil memandang curiga gadis China itu.

Kelly sudah terlalu salah memang membuatnya merasa curiga karena ia datang begitu panik, amat sangat mencurigakan. Ia mencoba tenang saat pria itu terus memandangnya. Mungkin inilah saatnya ia menggunakan akses yang tak seharusnya ia lakukan untuk hal yang tak terlalu penting, tapi Zhang Tian Ai begitu penting baginya.

Gadis itu mengambil sesuatu dari dompetnya, memperlihatkan identitas yang diterbitkan oleh Ayahnya sendiri bahwa Kelly Yu merupakan keluarga kedutaan besar China.

Pria itu segera menundukan kepala, hormat begitu membaca identitas tersebut. "Anda pasti ingin bertemu Boss, silahkan ikut saya."

Ada rasa penasaran mengapa pria ini langsung mengira Kelly akan bertemu dengan orang yang dipanggil Boss, sebenarnya bar apa ini? Mengapa Tian Ai ada disini? Dan lagi apakah orang-orang dari elite politik sering kemari sampai dirinya pun disambut hormat oleh satu pekerja Pria berjas hitam tersebut begitu mengeluarkan identitasnya.

Kelly berjalan mengikuti Pria berjas itu, ia melihat kesana kemari dari Bar yang ia kunjungi, pada dasarnya bar ini sama dari bar lainnya tetapi Kelly terkejut pada saat pintu dibuka oleh Pria berjas hitam memberi akses supaya menuruni anak tangga. Ruang bawah tanah??? Semakin membuatnya penasaran tentang tempat ini.

Pria berjas hitam membawa Kelly ke satu ruangan lagi. Disana hanya sebuah ruangan dengan oranamen klasik, ada pula beberapa cctv yang terpasang.

"Silahkan duduk lebih dulu, Ms. Yu." Ucap sang pria berjas. Ia berjalan menuju satu pintu yang Kelly yakin pasti ia sedang menemui seseorang yang ia sebut sebagai Boss.

Tepat, tak lama Pria itu keluar dengan lelaki berkepala botak. Tubuhnya kekar, ia yakin bahwa Lelaki ini bukan sembarang orang dilihat dari pakaian serta cara berjalannya.

"Silahkan, Ms. Yu." Ia meminta Kelly supaya duduk di depan bangku kerjanya.

Kelly pun menurut, ia duduk tepat di depan lelaki botak tersebut.

"Aku pemilik tempat ini. Tyson, itu nama yang selalu mereka panggil. Senang bisa bertemu dengan Putri kedutaan Besar China sepertimu." Tyson tersenyum ramah.

"Akupun sama senang bisa berjumpa langsung denganmu." Kelly mencoba tersenyum.

Tyson justru tertawa, "Kau sangat cantik, seharusnya kau bisa membawa Ayahmu kemari juga Ms. Yu, pasti sangat menyenangkan. Atau kau hanya ingin memasan untuk dirimu sendiri tanpa berbagi dengan Ayahmu?"

Memasan? Kelly masih bingung maksud ucapan Tyson barusan. Ia mencoba tersenyum kembali.

"Ssttt Ayahku sudah tua," Ia bicara asal meski belum paham maksud Tyson sebenarnya.

LawkeyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang