IM comeback guys!
Happy reading ❤️
***
**
*
Pagi ini Azzam, umi Salma, dan Abi Irfan tengah makan bersama di meja makan.
Suasana terasa hangat, diiringi dengan canda dan tawa.
"Pagi ini Azzam mau ke panti asuhan." Ucap Azzam di sela sela makannya.
"Ada agenda apa zam?" Tanya Abi Irfan.
"Mau gotong royong sama warga baikin bangunan yang mulai rusak disana." Jawab Azzam.
Abi Irfan mengangguk paham.
"Sama temen temen kamu juga zam?" Kini umi Salma yang bertanya.
"Iya mi, sama anak anak brave lion." Jawabnya.
"Nanti berangkat bareng Abi ya, pagi ini Abi juga mau ke kantor." Ujar Abi Irfan.
Abi Irfan merupakan direktur utama dari perusahaan besar yang sudah beroperasi selama puluhan tahun.
Beberapa tahun belakangan ini, perusahaan itu sedang mencapai masa jaya jayanya.
"Tapi kan Azzam bawa motor sendiri, Abi."
"Iya tau, tapi nanti biar seiringan aja."
Azzam menganggukkan kepalanya setuju. "Oke."
***
Azzam melambaikan tangan kepada Abinya yang mengemudi kan mobilnya ke arah jalan lain. karena tujuan Abi Irfan ke kantor, sedangkan Azzam menuju panti asuhan.
Sesampainya di panti asuhan, Azzam memarkirkan motornya di antara deretan motor-motor anggota brave lion lainnya yang sudah sampai terlebih dahulu sebelum Azzam datang.
"Assalamualaikum." Salam Azzam sambil menghampiri teman temannya yang baru datang sebagian.
"Waalaikumsalam...widihhh bos kita udah nyampe nih!" Seru Zidan yang menyambut Azzam datang.
"Kok Lo baru nyampe bos? Biasanya Lo yang Dateng paling awal." Tanya Refan.
"Kalian paling yang kecepetan, orang arahannya kesini jam 8 kok. Sekarang jam berapa coba?" Balas Azzam membela diri.
"Jam 07.56 ." Jawab Refan diiringi cengiran.
"Anak-anak yang lain mana?" Lanjut Azzam.
"Masih di jalan zam, Bentar lagi paling nyampe." Sahut Zaky.
"Nah itu mereka semua!"
"Panjang umur tuh, baru di omongin langsung Dateng aja." Kata Alvino.
Rombongan anak-anak Brave lion datang dengan motor sport dan dilengkapi jaket identitas geng motor nya.
Sebagian dari mereka ada yang membawa alat-alat untuk gotong royong memperbaiki bangunan yang mulai rusak.
Tak lama, warga-warga yang lain pun sudah datang untuk membantu gotong royong.
"Ini sudah pada datang semua den?" Tanya Bu nur selaku pemilik panti asuhan.
"Kayaknya udah semua buk nur, para warga juga udah datang." Jawab Azzam diiringi dengan senyuman.
"Alhamdulillah.."
"Kalo gitu ayo den, Ajak semuanya masuk sarapan dulu..."ujar ibu panti.
"Wah rezeki anak Soleh nih! Ayo tunggu apalagi." Ucap Zidan yang nyelonong masuk.
Azzam menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Zidan sedangkan Bu nur hanya terkekeh karena merasa senang banyak yang membantu dalam perbaikan panti.
"Yaudah, ayo semuanya masuk dulu sarapan."
KAMU SEDANG MEMBACA
Azzam Al-Fatih
Novela Juvenil"Ketenangan itu hadir kala mata ini melihat wajahnya." -Azzam ⚠️ Warning... →Cerita ini belum memasuki proses revisi, jadi mohon maaf apabila ada typo, atau part/bab yang kurang menarik untuk dibaca🙏🏻 *** Azzam. Seo...
