BAB 04. Menjenguknya

751 112 0
                                        


Halo guys...
Jangan lupa vote ya!

***

**

*
.............

Setelah ashar tadi dikarenakan hari sudah menjelang sore, Azzam dan seluruhnya (termasuk rombongan brave lion) pamit kepada Bu nur untuk meninggalkan rumah sakit.

Tak lupa juga, ucapan kalimat doa yang di ucapkan sebelumnya untuk nazaya sebagai harapan untuk kesembuhannya. Azzam harap ia akan lekas membaik dan pulih seperti sedia kala.

Azzam juga sangat berterimakasih pada seluruh anggota brave lion telah membantu nya sedari kecelakaan tadi.

**

Malam hari telah tiba. selepas sholat magrib, Azzam akan berangkat mengajar mengaji bersama para anggota brave lion, Namun hal itu sedikit di khawatirkan oleh sang umi kepadanya.

"Kamu sama temen-temen kamu nggak mau libur dulu ngajarnya? Takutnya kecapean." Tanya umi Salma yang risau.

"nggak, mi. Tadi azzam sudah diskusi juga kok sama mereka, semuanya setuju mau ngajar." Jawab azzam seraya tersenyum.

Umi mengangguk. "Hmm...yaudah. oh iya, nanti habis isya umi sama Abi mau ke RS jengukin nazaya. Kalau kamu mau nyusul juga gak papa ."
Kebetulan umi Salma juga merupakan teman dekat Bu nur, jadi ia ingin menjenguk anak asuh temannya tersebut.

"Siap, mi. Insyaallah kalau sempat azzam nyusul. Kalo gitu azzam berangkat dulu ya.. Assalamualaikum." Pamitnya sambil mencium punggung tangan uminya.

"Waalaikumussalam."

***


_Markas brave lion

"Oke, malam ini gue, Zaky, sama Refan ke masjid Al-Ikhlas ya! Kalian menyesuaikan arahan yang tadi." Ujar azzam.

"Laksanakan bos!" Jawab mereka serentak.

"Ayo berangkat!"

Satu persatu Mereka semua berangkat mengajar menuju arahan yang sudah ditentukan oleh sang ketua.
Semuanya kompak tanpa ada sedikit pun penolakan, karena memang niat mereka adalah mencari berkahnya.

Azzam dan tim nya telah sampai di masjid yang ia tuju. para anak-anak menampakkan wajah gembira ketika melihat guru ngaji nya telah tiba. Gaya mengajar mereka yang asyik, membuat anak-anak tak ada rasa malas sedikit pun untuk mengaji, Malah mereka sangat bersemangat.

"Jangan dorong-dorongan ya, nanti semuanya dapat giliran kok." Ujar Zaky memperingati.

"Bagi Yang Al-Qur'an wudhu dulu ya.."

"Baik kak."

Tak terasa sudah waktunya isya, semua anak-anak sudah selesai mengaji. Namun mereka tidak langsung pulang, melainkan sholat isya berjamaah bersama dahulu sebelum pulang ke rumah masing masing.

Malam ini azzam yang mengumandangkan adzan. Suaranya yang merdu begitu sopan di dengar, bahkan para jamaah yang baru datang di masjid pun tercengang mendengar lantunan azan Azzam.

"yang azan pasti kak azzam ya? Suaranya bagus banget!"

"Kalo gini jadi semangat nih ke masjid tiap hari hehe."

"Udah ganteng, suaranya bagus lagi!"

Ujar anak-anak yang berada di masjid .

Selang beberapa menit setelah azan, sholat isya dimulai dengan khusyuk yang di pimpin oleh imam yang juga merupakan marbot dari masjid tersebut.
Barisan shaf terisi penuh oleh jamaah dari berbagai kalangan, Mulai dari anak-anak hingga para orang tua.

Azzam Al-FatihCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang