Aaaaa spesial 3000 kata lebih guysss, pokoknya vote duluuu sebelum lanjut baca, titik!!!
--------------------------
Happy reading ❤️
Biasakan vote dulu sebelum membaca yaa....
---------
Di meja makan, umi Salma sedang menyiapkan sarapan pagi yang sedikit terlambat karena ia tengah kedatangan seorang art nya, bi novi. Ya, bi novi adalah asisten rumah tangga yang sudah bekerja sangat lama di kediaman keluarga Abi Irfan. Ia baru saja datang dari kampung halamannya setelah hampir tiga bulan terakhir mengambil cuti karena ada kepentingan yang harus di urusnya.
Wanita yang berusia kisaran 50 tahun itu sangat mengenal dekat keluarga Abi Irfan, bahkan ia yang merawat azzam sedari kecil. Kedatangan saat ini belum diketahui oleh azzam, karena sejak ia datang tadi azzam tak berada di rumah.
"Bibi kenapa nggak ngasih tau kalau mau datang? Kalo gitu, kan, biar kita jemput tadi di bandara."
Bi novi terkekeh sambil memegang panci berisi sayur di tangannya. "Ya.. namanya juga kejutan, atuh mi. Kalo ngasih tau mah namanya bukan rahasia lagi." Jawab bi novi dengan logat khas Sunda nya.
"Bi novi bisa aja," tawa umi Salma.
"Den azzam nya teh kamana? Belum pulang-pulang dari tadi," bi novi melihat kiri-kanan. Belum ada tanda-tanda kehadiran azzam disana.
Umi Salma menggeleng. "Nggak tau, Bi. Setengah jam habis subuh tadi sih izinnya mau pulang ke rumahnya dulu sebentar katanya, Tapi sampe sekarang belum pulang-pulang. Bibi kangen ya sama azzam?" Kekeh umi Salma di ujung kalimatnya.
"Oh, ya jelas atuhh. Bibi teh juga pengen liat langsung istrinya Aden. Secara, kan, kemaren waktu mereka menikah cuma lihat fotonya aja di hp."
Mendengar itu, umi Salma seketika terdiam, teringat menantunya yang hingga hari ini belum kembali. Bi novi yang melihatnya, tentu merasa bingung dengan umi Salma yang termenung tiba-tiba. Ia pun menanyakannya.
"Umi? Umi teh kenapa melamun?" Tanya bi novi yang terlihat khawatir.
Terlihat disana, setetes air mata berhasil jatuh dari kelopak mata umi Salma. "Ini teh naon tiba-tiba nangis umi?" Bi novi yang cemas kemudian membawa umi Salma untuk duduk di kursi.
Abi Irfan yang baru saja datang dari ruang depan segera menghampiri istrinya yang terduduk lemah.
"Tadi, waktu bibi teh lagi ngomongin tentang istrinya den azzam, umi langsung nangis," ucap bi novi menerangkan.
Abi Irfan menghela nafas perlahan seraya mengelus punggung istrinya dengan tenang. "Menantu saya sampai sekarang belum di temukan, bi. Dia hilang di hutan, istri saya memang selalu kepikiran sama nazaya, istri azzam. Doain ya, Bi, semoga menantu saya cepat ketemu." Abi Irfan mengharapkan menantunya dapat kembali.
Pria itu menceritakan awal mula dari kejadian penculikan nazaya, hingga hilangnya di hutan yang sampai saat ini tak kunjung kembali. Bi novi mendengar dengan seksama penjelasan tersebut, pantas saja umi Salma menangis, ternyata nazaya adalah sosok menantu yang sangat baik perilakunya sehingga umi Salma begitu menyayanginya.
"Semoga neng nazaya teh bisa kembali lagi kesini."
***
Naira baru saja datang bersama Zidan, ia membenarkan ucapan Randy yang sebelumnya tak di percaya oleh anggota brave lion. Secara, apakah gadis sepolos itu pernah menjalin kasih? Mereka seakan tak percaya dengan kebenaran itu.
Sedangkan azzam, ia terbungkam tanpa berbicara sedikit pun, mengetahui Fakta yang baru saja terungkap, dadanya merasakan sesak secara tiba-tiba. Lelaki itu berusaha mengatur nafasnya guna menenangkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Azzam Al-Fatih
Novela Juvenil"Ketenangan itu hadir kala mata ini melihat wajahnya." -Azzam ⚠️ Warning... →Cerita ini belum memasuki proses revisi, jadi mohon maaf apabila ada typo, atau part/bab yang kurang menarik untuk dibaca🙏🏻 *** Azzam. Seo...
