BAB 17. kejutan dari abi

443 80 3
                                        

Happy reading guys ❤️

.....................

"Mas, kita mau berangkat jam berapa?"

"Jam 09 aja kayaknya," Sahut Azzam.

"Ihhh yang bener!"

"Iya, sayang. Pagi ini Jam 09 kita berangkat."

"Ya udah kalo gitu aku mau siap-siap dulu."

Pagi ini Azzam ingin membawa istrinya ke kantor milik abinya. Abi Irfan mengajaknya, karena menantunya itu belum pernah berkunjung ke kantornya sama sekali. Jadi hari ini nazaya akan pergi kesana.

..
Pukul 07.25 pagi hari di ruang keluarga.

"Nazaya?" Panggil Abi Irfan.

Nazaya menoleh, "iya, Abi. Kenapa?" Tanyanya.

"Kamu belum pernah ke kantor Abi, ya?"

"Belum pernah, hehe." Jawab nazaya menggeleng dengan cengirannya.

Abi Irfan mengangguk pelan. "Hari ini ke kantor Abi, yuk. Nanti Abi suruh Azzam ajak kamu ke sana." Ajak Abi Irfan.

"Wahh!! Nazaya mau!!"

"Ekhemm, Lagi bahas apa nih?" Tanya Azzam yang baru saja datang dari dapur, ia menduduki sofa di sebelah istrinya.

"Abi ngajak aku ke kantor, nanti kita kesana ya!" Ujar nazaya dengan antusias pada suaminya.

"Oke!"

"Nanti kalian nyusul ya, Abi sama umi mau duluan kesana soalnya ada yang mau di urus." Tutur Sang Abi.

"Siapp Abi!!" Jawab Azzam mantap.

.....

Pukul 09.00 pagi, Azzam dan Nazaya sudah siap ingin berangkat. Nazaya mengenakan gamis simpel modern berwarna pastel yang dipadukan dengan jilbab senada, sementara Azzam tampak rapi dengan kemeja biru navy dan celana panjang hitam. Mereka berdua tampak serasi saat berjalan keluar rumah menuju mobil.

"Aku deg-degan nih," ucap Nazaya sambil memainkan ujung jilbabnya.

Azzam tersenyum dan menggenggam tangan istrinya, "Tenang aja, sayang. Abi itu orangnya santai. Kamu bakal suka suasana di kantor nanti."

Mereka pun masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan, Nazaya terlihat beberapa kali mengecek pantulan dirinya di kaca mobil, memastikan semuanya sempurna.

"Aku keliatan oke kan, Mas?" tanyanya setengah ragu.

"Banget," jawab Azzam sambil melirik sekilas ke arah Nazaya. "Kamu selalu terlihat oke di mata saya."

Nazaya tersipu dan tersenyum lebar, "Ya ampun, gombalnya keluar deh."

Azzam tertawa kecil, "bukan gombal Za, mas ngomong sesuai fakta."

.....

Setelah sekitar 30 menit perjalanan, kini mereka tiba pada jalanan yang dihiasi oleh pepohonan yang rindang, menciptakan sebuah pemandangan yang sejuk nan asri. Di sepanjang lintasan jalan ini, Nazaya tak berhenti tersenyum seraya menatap pepohonan yang menciptakan ketenangan baginya.

Akhirnya beberapa menit berlalu, mereka tiba di gedung kantor pusat milik Abi Irfan. Azzam memarkirkan mobilnya pada parkiran khusus disana. Nazaya begitu kagum dengan Kantor tersebut yang tampak megah dan mewah dengan desain modern, dilengkapi dengan taman kecil di depan pintu masuknya.

"Masya Allah, megah banget tempat kerja mertua nazaya." Ujar nazaya membatin yang membuatnya terpaku beberapa saat.

"Ayo, kita masuk," kata Azzam membuat buyar lamunan nazaya, ia menggandeng tangan Nazaya. "Siap kenalan sama dunia kerja Abi?"

Azzam Al-FatihCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang