EXTRA CHAP - 4

5.1K 146 10
                                        







" huekkkk huekk "



Pond mulai tersadar dari lena nya apabila mendengar suara dari arah kamar mandi .



tersadar di samping nya kosong tanpa ada nya Phuwin membuat Pond cepat² mengucek mata nya membangunkan badan nya dari pembaringan itu



" sayang " seru Pond . " Nara huekkk " sahut Phuwin dari kamar mandi . mendengar nada suara Phuwin seperti nya aneh membuat Pond cepat² turun dari kasur untuk mengecek keadaan Phuwin di kamar mandi tersebut




" hey sayang , kamu kenapa ??? " tanya Pond panik sembari memijat tengkuk Phuwin yang memuntahkan isi perut nya di wastafel . Phuwin mencuci mulut nya lalu bergeleng kepala . " hiks gatau Nara malam tadi juga begini hiks " adu Phuwin mulai menangis karna siksa rasanya memuntahkan cairan bening sahaja . mana sudah hampir 20x lagi bolak balik ke kamar mandi itu . Pond mah tidur mati gak sadar apa²




" huekkk " Phuwin kembali memuntahkan cairan bening di wastafel . Pond yang melihat itu mengerutkan kening memijat tengkuk Phuwin . sungguh dia tidak tega melihat istrinya sakit begitu



" kita kerumah sakit aja ya sayang " ajak Pond karna tidak ingin melihat Phuwin sakit lama² . Phuwin bergeleng tidak setuju karna dia itu takut di suntik dan sudah trauma buat tinggal berlama² di rumah sakit . " aku gamau hiks . perut aku cuman masuk angin doang " elak Phuwin di sela isakkan nya lalu mencuci mulut nya semula




Pond tidak setuju mendengar itu . " kalo masuk angin gak sampai begini juga sayang sakit nya " ucap Pond mengelus² belakang Phuwin . namun Phuwin tetap saja dengan pendirian nya tidak mahu ke rumah sakit . dia bergeleng kepala sebagai jawaban sambil memberikan wajah merayu tidak ingin di paksa



" Nara plisss hiks " rayu Phuwin lagi dan lagi . Pond hanya menghela nafas berat lalu mengangguk pasrah . " yaudah kamu istirihat saja ya di kamar . gausah masak , gausah lakuin kerja di rumah " ucap Pond lalu menggendong tubuh Phuwin ala koala kembali ke kasur



Pond duduk di kasur dengan Phuwin yang juga duduk di pangkuan nya . tangan Pond merayap meraba² dahi dan ceruk leher Phuwin . " gak panas " ucap Pond merasa Phuwin tidak demam .



" aku gak demam Nara , cuman perut ku rasanya aneh gak sakit tapi mual gitu . kepala aku pusing hiks " adu Phuwin selayaknya bayi besar . Pond terkekeh gemes melihat itu . " yaudah² kamu baring ya sayang , aku bawain sarapan . mungkin perut mu kosong " ucap Pond ingin membaringkan tubuh Phuwin , namun Phuwin semakin mengeratkan lingkaran tangan nya di leher Pond .



" gamau jangan jauh² " ucap Phuwin karna merasa mual nya mulai mendingan berada di dekat Pond lagi² mencium aroma tubuh suaminya itu . sangat menenangkan baginya ketika itu.



" aduh , gimana nih sayang . Nara nya juga harus ke kantor bentar lagi . tapi aku buatin kamu sarapan dulu ya , biar perutnya gak kosong " ucap Pond mengelus belakang Phuwin .



merasa dirinya tidak di pentingkan oleh Pond membuat Phuwin melepaskan tangan nya yang melingkari leher Pond itu. " Nara gak sayang Phuwin ? hiks kenapa mau ninggalin Phuwin lagi , Phuwin kan lagi sakit hiks "



Pond kaget melihat Phuwin tiba² semanja itu . selalu kalo istri nya itu sakit gak bakalan semanja ini juga . " aku cuma ke kantor sayang , hey . kenapa kau menangis seperti aku akan berpindah alam ?" ucap Pond panik mengesat air mata Phuwin yang mengalir deras itu



" kau ingin meninggalkan ku bersendirian lagi hiks . Nara rela liat aku sakit²an sendirian di sini ? " tanya Phuwin dengan dramatik .



Pond menepuk dahi nya sendiri . " ya tuhan , drama pagi jenis apa ini ? " ucap Pond . sekarang dirinya pula yang mulai sakit kepala melayan drama awal pagi begitu .



DEVIL TO ANGLE                      [PONDPHUWIN]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang