Salsa pulang kerumahnya dan tiba-tiba ke empat temannya datang dan mengetuk pintunya. Tok tok tok!
"Kayaknya si Salsa ya, kagak ada deh," ujar Mutiara dengan heran.
"Mungkin dia masih tidur," seru Keyla karena tidak ada yang menjawabnya sama sekali di depan rumahnya.
"Masih tidur? Nggak mungkin, anak teladan kayak dia masih tidur jam segini," sahut Syifa karena ia yakin bahwa Salsa anaknya rajin.
"Yaudah, kita panggil aja!" ujar Alifah menyuruh nya.
"Sal, sal, lho dimana?" seru mereka berempat sambil memanggil nya.
Salsa membuka pintunya. "Iyh, maaf lama, soalnya aku baru selesai nonton Drakor," sahut Salsa sambil membuka pintunya.
"Eh, kita main kesini boleh nggak?" ujar Alifah karena ia merasa bosan dirumah.
"Boleh kok, silahkan masuk!" jawabnya mengizinkan nya.
"Makasih!" sahut Mutiara dengan senang hati.
"Oh ya, ini cemilan sama minuman nya," kata Salsa sambil memberikan nya sedikit cemilan dan minuman.
"Tolong dimakan ya!" tambahnya karena ia tidak ingin makanannya tidak makan.
"Oh ya, makasih!" jawab Keyla dengan ramah.
"Sama-sama!" sahut Salsa tersenyum manis.
"Sal, kita mau cerita, jadi kan besok ada foto kelas perkelas, tapi gua mohon lho hadir ya!" beri tahunya pada Salsa.
"Insyaallah, aku bisa datang buat besok," jawab Salsa karena ia memiliki sedikit kesibukannya.
"Eh, gua juga mau cerita, boleh!" ujarnya sambil memulai ceritanya.
"Eh, kemarin anak baru, kalo gak salah namanya Hanan, dia pintar banget, tapi katanya dia juga salah satu anggota dari Genk motor yang namanya Valhalla," potong Keyla karena ia merasa ini berita hangat dan masih baru.
"Genk inti Valhalla, bukannya itu Genk motor yang didirikan sama Areksa juga Aksara? Kenapa mereka nggak pernah cerita?" batin Salsa dalam hatinya karena sebelumnya Areksa dan Aksara tidak pernah memberi tahu nya.
"Lucu, dia bad boy gitu kayak di karakter Wattpad," puji Mutiara karena menurut ia itu sangat lucu.
"Sal, lho nggak bakalan macarin dia kan? Kenapa nggak lho pacarin aja?" tanya Keyla karena takut direbut olehnya.
"Aku mau fokus sekolah dulu, nilai aku aja belom bener," jawab Salsa karena ia juga tidak akan berpacaran meski ia sahabat kecilnya.
"Iyh, bener, Sal, ngapain juga ngejar cowok, nggak ada guna," setuju Alifah dengan ucapan Salsa.
"Tapi lho suka kan sama anak baru? Kenapa si Salsa nggak tertarik ya?" tanya Mutiara pada Salsa.
"Ya, karena aku mau ngejar nilai aku dulu," jawab Salsa karena nilai nya saja masih belum benar.
"Oh," ujarnya dengan singkat. "Eh, denger-denger Di Robi juga masuk ke Genk inti Valhalla," seru Keyla karena ia juga merasa penasaran.
"Masa sih?" jawab Salsa dengan singkat.
"Kalo nggak salah, pemimpin nya Areksa, wakil pemimpin nya Aksara, katanya juga mereka kembar," seru Mutiara karena berita tentang Valhalla itu sudah mulai meluas.
"Kira-kira mereka ganteng gak ya?" fikir Alifah karena ini pertama kalinya diwilayah mereka ada Genk motor.
"Mungkin ganteng," sahut Salsa dengan singkat.
"Ganteng banget, sifat mereka juga baik, aku yakin kok," ujarnya salah berbicara.
"Ciee, lho suka ya sama ketua Valhalla?" ejek Keyla karena ia juga merasa Salsa mungkin menyukai Genk motor tersebut.
"Nggak kok, lagian aku juga belom kenal sama mereka," jawab Salsa dengan bingung.
"Nggak tertarik sama anak baru, tapi tertarik sama ketua Genk di VALHALLA," ejeknya dengan tawanya.
"Bukan gitu maksud aku tuh....." ujar Salsa dalam kebingungannya.
"Ciee-ciee, cepet deketin mereka, kalau udh jadi milik yang lain gimana?" ejek Keyla dengan nada tinggi.
"Ya, tinggal nangis dipojokan," jawab Salsa membuat mereka terdiam.
Tiba-tiba Hp Alifah berdering karena ia mendapatkan telepon dari Robi, sang anggota OSIS. Alifah mengangkat telepon nya. "Wey, uang kas OSIS udh kumpul belom?" ujar Robi dalam telepon.
"Udah, tar gua kabarin," sahut Alifah sambil membalas perkataan nya.
"Kalo udah ke kumpul, besok kasih ke Manda ya, jangan kasih ke gua, tar uangnya takut ke pake ama gua," seru Robi sambil menjelaskan nya.
"Iya, siap, ketua, udah ya, gua mau main dulu nih, lagi ngobrol sama Salsa," ketus Alifah dengan kesal.
"Iya, by, jangan lupa besok ya, tukang palak!" sahut Robi sambil menutup telepon nya.
"Nih bocah, bener-bener, gua cuma bendahara, dianggap tukang palak, capek gua!" keluh Alifah dengan nada kesal.
"Kenapa, diputusin ayang ya?" tanya Salsa membuat nya kesal.
"Nggak!" sahut Alifah dengan nada singkat.
KAMU SEDANG MEMBACA
BLUE ROSE {TAMAT}
Teen FictionSalsabila Lirabiha, seorang gadis yang dikenal karena kebaikan hatinya, namun menyimpan sisi pendiam yang misterius. Di tengah kesunyiannya, hadir Areksa dan Aksara, si kembar ceria yang bagaikan matahari kembar, selalu berhasil menyinari hari-harin...
