Salsabila Lirabiha, seorang gadis yang dikenal karena kebaikan hatinya, namun menyimpan sisi pendiam yang misterius. Di tengah kesunyiannya, hadir Areksa dan Aksara, si kembar ceria yang bagaikan matahari kembar, selalu berhasil menyinari hari-harin...
"Sal, ingat, malam ini kau tidak boleh keluar, ayah sedang ada meeting kerja di luar negeri!" ujar sang ayah membuat Salsa merasa sangat bahagia karena akhirnya ia bisa bebas.
"Baik yah!" jawab Salsa dengan senang.
"Ini kunci rumah, karena ayah mau keluar cukup lama, kau bisa keluar rumah semaumu, asal kau tidak ikut balap liar!" pesan sang ayah pada Salsa.
"Baik yah!" jawab Salsa karena ia akan melakukan balap liar setelah ayahnya meeting.
"Sudah, ayah mau meeting sebentar!" izinnya dengan perhatian.
"Akhirnya gua bebas, ok, saat beraksi!" batinnya dalam hati.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Salsa berhasil melewati garis star dan mencoba melawan beberapa pembalap.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Salsa berada di garis depan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dan akhirnya menang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gila, akhirnya menang juga gua, saat nya makan!" batin Salsa dalam hati.
"Wih, kang pulsa hebat juga ya!" seru Salsa dalam hati sambil memuji dirinya sendiri.
"Sal, lho bilang tadi habis dihukum!" tanya Areksa karena ia mengetahui nya ayahnya akan marah besar.
"Iyh, tadinya kan bokap gua meeting di luar negeri, jadi gua bebas!" jawab Salsa dengan bahagia.
"Wih, hebat lho, udah tiga kali menang!" puji Avana mengacungkan jempol nya.
"Siapa lagi? The Queen of VALHALLA, jadi gua harus menang biar nggak malu-maluin Genk kita!" seru Salsa dengan angkuh.
"Sombong bener lho, mentang-mentang bendahara nya Valhalla lho bisa dapat julukan kayak gitu!" ujar Avana dengan kesal.
"Kan lho juga sama, dapat julukan kayak gitu, ya kan Hinata?" sahut Salsa karena ia juga mendapatkan julukan seperti itu.
"Iyh, kan kita bertiga The Queen of VALHALLA!" ujar Hinata sambil menggandeng tangan nya secara bersamaan.
"Nah, dengerin tuh, kan kita semua habis di angkat sama Areksa!" jawab Salsa karena ia juga mendapatkan julukan seperti itu.
"Nggak sia-sia gua masuk Genk kayak gini, jadi terkenal, dapat julukan lagi!" seru Salsa dengan bangga.
"Selamat cantik atas kemenangan nya!" seru Shiba Taiju pada Salsa.
"Selamat juga Salsa atas kemenangan nya!" ujar Hakkai dengan senang.
"Oh, kamu adik nya Shiba Taiju ya? Salam kenal, gua Salsa!" seru Salsa sambil berkenalan.
"Gua Hakkai!" jawab Hakkai berkenalan.
"Ouh, ya lho, kalo ada apa-apa bilang sama ketua, jangan sungkan ya!" ujar Salsa dengan ramah.
"Kalo lho malu bilang sama gua kalo ada masalah, oh ya lho belum bayar kas ya? Mana sini 10 ribu!" pinta Salsa dengan ramah.
"Njiir, nih bocah, gua kira pdkt, malah nagih uang kas!" ketus Avana karena menurut nya tak seharusnya bersikap seperti itu.
"Mana sini lho juga, Avana, Hinata!" ujar Salsa pada Avana.
"Ouh, ya, ini Salsa, 10 ribu kan?" sahut Hakkai membayar uang kas miliknya sendiri.
"Makasih!" jawab Salsa tersenyum.
"Kas nya pake uang balapan lho, aja sal, kan lho menang 47 Juta!" seru Avana karena uang nya seharusnya dipakai untuk uang kas.
"Yeah, uang ini buat gua sama anak-anak dipinggir jalan yang kehilangan kebahagiaan nya, sama kayak gua!" jawab Salsa karena uangnya ia pakai untuk membelikan sebuah makanan dan minuman untuk anak di pinggir jalan.
"Ouh, buat Clara sama Naoto ya?" sahut Hinata karena ia mengetahui dari cerita anak kelas sebelah.
"Yaps, lu tahu itu!" jawab Salsa karena ia mengetahui nya.