"Gua mohon, sama lho, bangun, Salsa!" seru Hanagaki memohon nya.
"Gua kangen canda tawa lho, gua kangen suara lho!" seru Shiba Taiju merindukan nya.
"Sal, walaupun kita baru kenal, tapi aku pengen kamu bangun dan sadar sekarang!" ujar Shiba Hakkai karena ia merasa bahwa Salsa adalah anak yang baik.
"Bendahara nya Valhalla harus bangun!" seru Kokonoi Hajime menyuruh nya.
"Oy, bangun! Jangan tidur mulu! Kita semua nunggu lho disini!" kata Robi karena ia merasa sepi.
"Salsa, gua mohon bangun!" seru Hanan menyuruh nya.
"Gue pengen lihat lho bangun dari tidur lho, Sal!" kata Areksa merasa sangat merindukan canda tawa nya.
"Kita semua nunggu lho, Sal, buat lho bangun disini!" seru Aksara dengan tangisan.
"Gua mohon, buat lho, Sal, lho harus bangun, Sal!" ujar Areksa memohon.
"Gua nunggu lho, tahu! Gua nunggu lho udah berapa lama? Gua nunggu lho udah 45 hari, Sal! Gua mohon buat bangun!" seru Hinata menyuruh nya.
"Jangan khiatin kita semua, Sal! Gua yakin lho kuat! Salsa yang kita kenal itu kuat!" teriak Mutiara karena ia tidak ingin kehilangan sahabat nya.
"Ntar kita nyeblak, ntar gua traktir lho kalo lho bangun sekarang!" janji Cantika merasa sangat sepi.
"Gua mohon, sama lho, buat bangun!" ujar Keyla karena Salsa terlalu lama tidak sadar kan diri.
"Lho harus bangun! Salsa yang gua kenal itu kuat!" Isak tangis sepiah membuat semuanya merasa terdiam.
"Sal, lho bilang lho pengen bahagiain kita semua! Gua mohon, gua pengen lho bangun! Itu yang buat kita semua bahagia disini!" ujar Wafiq memegang tangannya.
"Salsa, gua mohon bangun!" seru Imelda karena ia sangat merindukan tawanya.
"Jangan buat kita nangis, Sal! Gua mohon buat bangun!" kata Amelia karena ia tidak ingin kehilangan teman nya.
"Gua mohon, lho harus bangun!" ujar Areksa memohon nya.
"Salsa, udh tidur nya lho, udh koma selama beberapa bulan! Gua capek buat nunggu lho, Sal! Ayok bangun!" ujar Aksara membuat semuanya menangis.
KAMU SEDANG MEMBACA
BLUE ROSE {TAMAT}
Teen FictionSalsabila Lirabiha, seorang gadis yang dikenal karena kebaikan hatinya, namun menyimpan sisi pendiam yang misterius. Di tengah kesunyiannya, hadir Areksa dan Aksara, si kembar ceria yang bagaikan matahari kembar, selalu berhasil menyinari hari-harin...
